PS Malaka U13 Mengamuk! Libas Persap Alor 8-0, Manu Meo Muda Melaju Gagah ke Semifinal Soeratin Cup 2026

IMG 20260708 181406 029 scaled 1 scaled
banner 468x60

Kupang, 8 Juli 2026 –

PS Malaka U13 menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola usia dini di Nusa Tenggara Timur.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
banner 336x280

Bermain penuh percaya diri pada babak delapan besar Soeratin Cup 2026 di Stadion Oepoi Kupang, Rabu (8/7/2026), tim berjuluk Manu Meo Muda itu menghancurkan Persap Alor dengan skor telak 8-0 sekaligus memastikan satu tempat di babak semifinal.

Sejak peluit awal dibunyikan, PS Malaka langsung mengambil inisiatif menyerang. Permainan cepat dari kaki ke kaki yang menjadi ciri khas tim asuhan jajaran pelatih PS Malaka membuat Persap Alor nyaris tidak memiliki ruang untuk mengembangkan permainan.

Gol pembuka lahir pada menit ke-17 melalui aksi gemilang Kevin Alexander (nomor punggung 9). Berawal dari rangkaian umpan pendek yang rapi di lini tengah, Kevin menyelesaikan kerja sama tim dengan tendangan terukur yang gagal dihentikan kiper Persap Alor.

Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain PS Malaka. Lima menit berselang, dua peluang emas kembali tercipta. Satu tembakan membentur mistar gawang, sementara peluang lainnya hanya melenceng tipis di sisi gawang Persap Alor.

Dominasi PS Malaka benar-benar terlihat sepanjang babak pertama. Operan-operan pendek yang disiplin, pergerakan tanpa bola, serta transisi menyerang yang cepat membuat barisan pertahanan Persap Alor terus berada dalam tekanan.

Tekanan tanpa henti akhirnya memaksa salah seorang pemain Persap Alor melakukan pelanggaran handsball di dalam kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Eksekutor Januar (nomor punggung 8) menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangan penaltinya mengarah tepat ke gawang dan membawa PS Malaka unggul 2-0, skor yang bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, permainan PS Malaka semakin menggila.
Pemain bernomor punggung 12 membuka pesta gol babak kedua sekaligus mengubah kedudukan menjadi 3-0.

Tak lama kemudian, PS Malaka kembali memperoleh hadiah tendangan bebas di depan kotak penalti. Januar kembali menunjukkan kualitasnya. Tendangan bebasnya meluncur deras tanpa mampu dijangkau penjaga gawang Persap Alor. Skor berubah menjadi 4-0.

Unggul empat gol tidak membuat PS Malaka mengendurkan serangan. Sebaliknya, mereka terus mengurung pertahanan Persap Alor melalui penguasaan bola yang sangat dominan.

Pada menit ke-52, Januar kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini melalui tendangan bola mati dari luar kotak penalti yang meluncur keras ke sudut gawang sehingga membawa PS Malaka unggul 5-0.

Tiga menit kemudian, pemain bernomor punggung 11 mencetak gol keenam bagi PS Malaka setelah memanfaatkan serangan cepat dari sisi lapangan.

Pemain yang sama kembali mencatatkan namanya sebagai pencetak gol beberapa menit berikutnya untuk membawa Manu Meo Muda memimpin 7-0.

Menjelang pertandingan berakhir, Januar menutup pesta gol PS Malaka melalui penyelesaian manis setelah menerima umpan dari sektor kanan pertahanan Persap Alor.

Gol tersebut memastikan kemenangan telak 8-0 sekaligus mengantar PS Malaka U13 melangkah ke babak semifinal Soeratin Cup 2026.

Kemenangan besar ini tidak hanya menunjukkan ketajaman lini depan, tetapi juga memperlihatkan identitas permainan modern yang mulai terbentuk di tubuh PS Malaka.

Kombinasi operan pendek dari kaki ke kaki, penguasaan bola yang sabar, disiplin menjaga organisasi permainan, serta keberanian menekan sejak lini depan menjadi senjata utama yang membuat Persap Alor kesulitan sepanjang pertandingan.

Keberhasilan ini juga menjadi buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara serius oleh manajemen tim. Di bawah pembinaan Direktur Olahraga dr. Dhion Bria Seran, Sp.OG, bersama seluruh staf pelatih dan tim ofisial, para pemain muda terus ditempa melalui latihan yang terencana, disiplin tinggi, dan pendekatan pembinaan jangka panjang.

Kerja keras tersebut kini mulai membuahkan hasil. PS Malaka tidak hanya meraih kemenangan, tetapi juga menampilkan kualitas permainan yang mendapat apresiasi dari para pencinta sepak bola usia dini di Nusa Tenggara Timur.

Lolosnya PS Malaka U13 ke semifinal semakin menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Malaka berjalan pada jalur yang benar.

Prestasi ini menjadi kebanggaan masyarakat Malaka sekaligus membuktikan bahwa daerah perbatasan mampu melahirkan pemain-pemain muda berkualitas yang sanggup bersaing di level provinsi.

Sementara itu, calon lawan PS Malaka pada babak semifinal masih menunggu hasil pertandingan perempat final lainnya yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu malam ini.

Pembinaan Mulai Menunjukkan Hasil

Sebelum babak delapan besar, PS Malaka menjadi satu-satunya daerah yang berhasil meloloskan dua kelompok umur, yakni U13 dan U15, ke fase gugur Soeratin Cup 2026.

Prestasi tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara berjenjang melalui Sekolah Sepak Bola (SSB), kompetisi lokal, hingga pembentukan tim yang dipersiapkan secara khusus menghadapi Soeratin Cup.

Tim U15 bahkan tampil sebagai juara grup dengan menyapu bersih seluruh pertandingan penyisihan. Kini, mereka juga bersiap menjalani laga perempat final menghadapi Persewa Waingapu.

Dukungan penuh masyarakat, Pemerintah Kabupaten Malaka, serta seluruh pecinta sepak bola menjadi energi tambahan bagi generasi muda Manu Meo untuk terus menorehkan sejarah.

Kini satu langkah telah dilewati. PS Malaka U13 telah memastikan tiket semifinal. Selanjutnya, harapan masyarakat Malaka bertumpu pada perjuangan kedua tim untuk terus mengaum dan membawa nama daerah semakin diperhitungkan di pentas sepak bola usia dini Nusa Tenggara Timur.

Editor: Boni Atolan

banner 336x280

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung