Pembagian SK PPPK Jadi Berkah Ekonomi: Pedagang UMKM Tersenyum Bahagia di Bawah Langit Biru Pesisir Malaka

IMG 20251025 WA0032 1312348919

RaebesiNews.com – Pantai Cemara Abudenok, Sabtu itu, berubah menjadi lautan manusia. Di bawah langit biru yang menyala dan desir angin laut yang membawa aroma asin, ribuan orang berjalan menuju satu titik: perhelatan pembagian SK PPPK tahap I dan II oleh Pemerintah Kabupaten Malaka.

Tapi hari itu bukan hanya milik para ASN yang menerima SK. Hari itu juga milik para pedagang kecil, para penjaja minuman, penjual nasi bungkus, buah-buahan, dan jajanan tradisional, yang tiba-tiba mendapat rezeki di bawah terik matahari.

Sebanyak 868 ASN PPPK hadir bersama keluarga mereka. Bayangkan saja, jika masing-masing membawa dua atau tiga anggota keluarga, maka lebih dari tiga ribu orang memadati Pantai Cemara siang itu. Suara ombak bersahutan dengan tawa manusia. Anak-anak berlarian di pasir, sementara di balik tenda-tenda sederhana, para pedagang sibuk melayani pembeli.

“Biasanya jualan di rumah cuma dapat sepuluh atau dua puluh ribu. Hari ini, semua laku. Air minum paling cepat habis,” tutur Maria, pedagang dari Desa Umatoos sambil tersenyum lebar. Di tangannya, uang receh dan lembaran ribuan bergantian masuk ke kotak kecil dari plastik bening. “Terima kasih Bupati dan Wakil Bupati, hari ini kami ikut bahagia.”

Bagi Maria dan ratusan pedagang lainnya, acara di pantai itu bukan sekadar keramaian, melainkan napas baru bagi ekonomi kecil di pesisir. dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Henri Melki Simu (HMS) tahu betul bahwa pembangunan tidak melulu tentang beton dan jalan. Kadang, pembangunan hadir lewat kegiatan sederhana yang menghidupkan pasar rakyat, lewat kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan orang kecil.

SBS–HMS seolah memahami betul denyut sosial masyarakat Malaka: ketika pemerintahan turun ke tengah rakyat, kehidupan ikut berdenyut lebih kencang.

Dalam sambutannya, SBS berbicara dengan nada lembut namun sarat makna.

“Kegiatan pemerintah harus membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Kita ingin bukan hanya ASN yang bahagia, tapi juga pedagang kecil yang mencari rezeki hari ini,” ujarnya disambut tepuk tangan panjang.

Di sisi lain, HMS menambahkan bahwa acara ini adalah bagian dari semangat kebersamaan antara pemerintah dan rakyat. “Setiap kegiatan yang kita buat harus menghidupkan lingkungan di sekitarnya, termasuk UMKM,” katanya singkat namun tegas.

Siang itu, Pantai Cemara bukan sekadar tempat upacara, tetapi juga menjadi pasar hidup. Di antara riuh suara dan langkah kaki, terselip denyut ekonomi yang tumbuh spontan. Pedagang kecil, ibu rumah tangga, hingga remaja yang menjajakan kelapa muda, semua merasakan dampak yang sama: laris, senang, dan penuh harapan.

Menjelang sore, ketika langit Abudenok mulai berwarna jingga dan ombak berkilau keemasan, para pedagang menutup jualannya. Wajah mereka tampak letih, tapi bahagia. Di balik peluh, ada rasa syukur yang sulit diucapkan. Hari itu, mereka bukan sekadar saksi sebuah acara pemerintahan, melainkan bagian dari pembangunan yang hidup, nyata, hangat, dan manusiawi.

SBS–HMS berhasil mengubah momentum birokrasi menjadi pesta rakyat. Di Pantai Cemara Abudenok, administrasi dan empati menyatu dalam satu ruang. Pembangunan tidak lagi terasa jauh, melainkan hadir di tengah tawa, aroma jajanan, dan langkah kaki di atas pasir putih.

Di bawah langit biru pesisir Malaka, rakyat kecil kembali tersenyum dan dari senyum itu, pembangunan Malaka menemukan maknanya yang paling tulus.

Kegiatan pembagian SK PPPK tahap I dan II tahun 2025 ini melibatkan 868 tenaga ASN dari berbagai formasi. Acara berlangsung di Pantai Cemara Abudenok, Kecamatan Malaka Barat, dan dihadiri langsung oleh Bupati dr. Stefanus Bria Seran, MPH, serta Wakil Bupati Henri Melki Simu.

Selain menjadi momentum penting bagi para ASN, kegiatan ini juga menggairahkan sektor UMKM pesisir Malaka, bukti nyata bahwa kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil selalu menemukan jalannya, bahkan lewat hembusan angin pantai dan senyum para pedagang sederhana.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *