RaebesiNews.com – Musibah kebakaran yang melanda Desa Numponi, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, menyisakan duka mendalam bagi tiga keluarga. Rumah milik Mevalda Da Costa dan Joakim de Araujo hangus terbakar, sementara rumah Felix Da Costa mengalami kerusakan setelah kobaran api merambat dengan cepat pada tengah malam.
Di balik peristiwa itu, tersimpan kisah yang mengundang keprihatinan. Mevalda Da Costa, seorang janda lanjut usia, tidak hanya kehilangan rumah tempat tinggalnya, tetapi juga uang tunai sebesar Rp40 juta yang ikut hangus dilalap api.
Uang tersebut merupakan hasil kiriman anak-anaknya yang bekerja di perantauan. Rencananya, uang itu akan dibawa ke Timor Leste untuk membiayai pelaksanaan adat keluarga. Namun, harapan itu sirna dalam sekejap ketika api melahap seluruh isi rumah.
Kebakaran diduga dipicu oleh nyala lilin yang digunakan Mevalda saat berdoa. Lilin tersebut diduga lupa dipadamkan sebelum ia tertidur sehingga api membesar dan menghanguskan rumah. Kobaran api kemudian menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya.
Para korban tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga. Mereka hanya berhasil keluar rumah dengan pakaian yang melekat di badan, sementara seluruh harta benda berubah menjadi abu.
Mendengar kabar tersebut, Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS) bersama jajaran Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Malaka turun langsung mengunjungi lokasi kebakaran untuk menyerahkan bantuan kepada para korban.
Bantuan yang diberikan berupa terpal, beras, kasur, peralatan memasak, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak.
Dalam kesempatan itu, Henri Melki Simu memastikan Pemerintah Kabupaten Malaka akan terus mendampingi para korban hingga mereka dapat kembali bangkit.
“Pemerintah tidak akan tinggal diam. Kami akan terus hadir bersama masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami juga akan berupaya agar rumah-rumah yang terbakar dapat dibangun kembali sehingga para korban bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak,” ujar HMS.

Sementara itu, Mevalda Da Costa tak kuasa menahan haru saat menerima kunjungan dan bantuan dari pemerintah daerah. Dengan suara lirih, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Wakil Bupati Malaka beserta seluruh jajaran yang telah datang melihat langsung kondisi mereka.
“Terima kasih Bapak Wakil Bupati sudah datang melihat kami dan memberikan bantuan. Kami sangat bersyukur karena masih ada perhatian dari pemerintah,” ucap Mevalda.
Kehadiran pemerintah di tengah musibah menjadi secercah harapan bagi para korban. Meski kehilangan rumah, harta benda, bahkan uang puluhan juta rupiah, mereka kini memiliki keyakinan bahwa masih ada tangan-tangan yang siap membantu mereka bangkit dan memulai kembali kehidupan dari awal.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












