Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Malaka Usul 10 Sekolah Masuk Program Revitalisasi 2026

Screenshot 2025 10 20 13 29 54 20 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7 2626688395

RaebesiNews.com – Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka, Manfred Yohanes Laak, S.Pd., M.Si, menghadiri kegiatan Koordinasi Kerja Sama Bidang Pendidikan yang melibatkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktiristek), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), dan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN).

Dalam pertemuan tersebut, Kadis Manfred Laak berada dalam satu forum bersama Ketua Umum APKASI, Sekjen Kemendiktiristek, serta para Dirjen Kemendikdasmen. Agenda utama kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat sinergi program pendidikan nasional melalui beberapa fokus kerja sama, antara lain:

1. Program pelatihan peningkatan kompetensi SDM,

2. Program Beasiswa Indonesia Emas-Daerah (BIE-D) dan skema beasiswa lain di bawah Kemendiktiristek,

3. Program inovatif “Taman Numerasi” untuk peningkatan mutu pembelajaran di daerah,

4. Penguatan komitmen dan kesepakatan bersama dalam penyelenggaraan program pendidikan.

Bertemu Tokoh Kunci APKASI dan YPAN

Di sela agenda koordinasi, Manfred Yohanes Laak juga melakukan komunikasi langsung dengan tokoh penting di lingkup APKASI dan YPAN. Ia bertemu dengan DR. Himmatul Hasanah, Staf Ahli Bidang Pendidikan APKASI, dan menyampaikan kebutuhan penguatan layanan pendidikan di Kabupaten Malaka.

Selain itu, ia juga menjalin koordinasi dengan Ketua Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara, DR. Siti Nurhayati. Kepada keduanya, Kadis Manfred menyampaikan secara khusus usulan Kabupaten Malaka terkait revitalisasi sarana pendidikan.

Kawal Usulan 10 Sekolah di Malaka

Manfred Yohanes Laak menegaskan bahwa dirinya akan mengawal usulan 10 satuan pendidikan tingkat PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Malaka agar dapat diakomodir melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada Tahun Anggaran 2026. Usulan tersebut telah disampaikan secara resmi dan mendapat respons positif dari pihak kementerian serta YPAN.

“Ini langkah awal yang sangat strategis. Kami sudah komunikasi langsung dan mereka siap bantu mengawal agar kebutuhan sekolah-sekolah di Malaka tidak terlewat dalam program revitalisasi tahun 2026,” tutur Manfred Laak.

Komitmen tersebut turut diperkuat oleh dukungan dari DR. Siti Nurhayati yang menyatakan kesiapan YPAN untuk mengawal proposal dari Malaka dalam skema kerja sama pusat-daerah.

Harapan untuk Pemerataan Akses dan Kualitas Pendidikan

Keterlibatan aktif Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam forum nasional ini menjadi sinyal kuat bahwa daerah tidak ingin tertinggal dalam program prioritas pendidikan nasional. Dengan sinergi pemerintah pusat, APKASI, dan YPAN, diharapkan revitalisasi sarana dan peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Malaka dapat segera terwujud.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *