RaebesiNews.com – Pembangunan Jembatan Gantung Numbei di Desa Kateri, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, terus menunjukkan progres positif. Proyek yang dikerjakan oleh CV. Solusi Pratama Mandiri itu ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026, meski menghadapi tantangan berupa cuaca yang tidak stabil.
Jembatan ini merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) sebagai wujud realisasi janji kampanye untuk membuka akses wilayah-wilayah yang selama puluhan tahun terisolasi.
Perwakilan CV. Solusi Pratama Mandiri mengatakan pekerjaan di lapangan terus berlangsung sesuai tahapan. Namun, kondisi cuaca yang kerap berubah menjadi tantangan tersendiri yang memengaruhi proses pekerjaan di lapangan.
“Kendala utama yang kami hadapi adalah cuaca yang tidak stabil. Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, beberapa pekerjaan harus dihentikan sementara demi menjaga kualitas konstruksi dan keselamatan para pekerja. Meski demikian, kami tetap optimistis jembatan ini dapat diselesaikan pada akhir Juli sesuai target,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pihak kontraktor tidak ingin mengorbankan kualitas pekerjaan hanya demi mengejar waktu penyelesaian.
“Kami mengutamakan mutu dan keamanan konstruksi. Jembatan ini nantinya akan digunakan masyarakat dalam jangka panjang, sehingga setiap tahapan pekerjaan harus memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Bagi masyarakat Kampung Numbei, pembangunan jembatan ini merupakan harapan yang telah dinantikan sejak lama. Kampung Numbei merupakan salah satu dusun paling terpencil di Desa Kateri yang selama ini dipisahkan oleh aliran Kali Benenain.
Sejak Indonesia merdeka, warga harus menghadapi keterbatasan akses akibat belum adanya jembatan permanen. Ketika musim hujan tiba dan debit air sungai meningkat, aktivitas masyarakat sering terhambat. Mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga akses menuju sekolah dan fasilitas kesehatan menjadi sangat sulit.
Karena itu, kehadiran Jembatan Gantung Numbei menjadi simbol hadirnya pembangunan yang menyentuh masyarakat di wilayah pedalaman. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, sekaligus mengakhiri keterisolasian yang telah dirasakan masyarakat selama puluhan tahun.
Dengan target penyelesaian pada akhir Juli 2026, masyarakat kini berharap Jembatan Gantung Numbei segera dapat difungsikan sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih aman, mudah, dan lancar.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












