RaebesiNews.com – Pada debat Kedua Pilkada Malaka, 0salah satu tema yang diangkat adalah sampah yang masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Malaka.
Salah satu masalah serius adalah TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah.
Menurut Paslon nomor 1, Simon Nahak dan Felix Bere Nahak (SN FBN) terkait sampah, sampai saat ini mereka (bupati Simon Nahak) sedang mempersiapkan lahan seluas 5 hektare di dusun Ninu, Desa Barene, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.
Lahan tersebut menurut Simon Nahak digunakan sebagai TPA sampah agar bisa menampung sampah yang berserakan di kota Betun.
“Kami menyadari itu karena semakin berkembang satu kota, sampah ini juga menjadi satu persoalan,” kata Simon Nahak.
Menanggapi pernyataan Simon Nahak, calon wakil bupati dari Kim Taolin, Eduardus Bere Atok membantah. Eduardus Bere Atok (EBA), mengatakan bahwa proses lahan untuk TPA di Desa Barene itu dilakukan di zaman pemerintahan SBS.
“Saat itu saya camat (Malaka Tengah) dan saya prosesnya seperti apa. Walaupun ada sedikit kendala – kendala, namun ke depan kita dapat selesaikan,” kata Eduardus Bere Atok.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





