RaebesiNews.com – Debat kedua Pilkada Malaka (4/10/2024) di aula Gereja Santa Maria Fatima Betun berlangsung sengit.
Ketiga paslon masing-masing mempertahankan argumen dan saling serang dalam sesi tanya jawab.
Paling menarik, saat debat soal penanganan kesehatan di Kabupaten Malaka.
Diketahui, calon bupati Malaka nomor urut 1, Simon Nahak berlatar belakang dosen hukum pidana. Stefanus Bria Seran calon bupati nomor urut 2 sebelumnya adalah pensiunan dokter dengan jabatan terakhir kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Sedangkan calon bupati nomor urut 3, Kim Taolin adalah politisi muda dari PKB.
Berdasarkan latar belakang profesi tersebut, sudah dapat dipastikan siapa yang diunggulkan kalau berbicara atau berdiskusi soal penanganan kesehatan.
Dalam perdebatan itu, paslon KITA EBA menyinggung soal penanganan kesehatan di Kabupaten Malaka. Paslon KITA EBA menanyakan bagaimana caranya mengurangi angka pasien dari Kabupaten Malaka yang dirujuk ke RSU Gabriel Manek Atambua.
Menurut KITA EBA, angkanya per tahun ini sangat besar jumlahnya yakni, 4.964 pasien.
“Mengurus kesehatan tidak gampang. Kalau kita tidak urus dengan baik, pengalaman yang masyarakat Malaka alami (saat ini) ya seperti itu. Karena urus kesehatan itu harus memadai SDM-nya, peralatannya harus memadai, harus memadai pembekalan kesehatannya dam didukung oleh infrastruktur kesehatannya,” ungkap SBS.
SBS juga menyampaikan bahwa paling penting dalam penanganan kesehatan adalah pembiayaan dan anggaran yang memadai untuk urus kesehatan.
“Soal SDM ini ada 4 elemen, berdasarkan jumlah tenaga kesehatannya, berdasarkan jenis-jenis tenaga kesehatannya, berdasarkan kompetensi atau keahliannya dan berdasarkan persebaran di tempat masing-masing,” ujar Stefanus Bria Seran (SBS).
SBS juga menyampaikan bahwa pada tahun 2016 – 2021 ketika dirinya memimpin Kabupaten Malaka, dia bersama DPRD Malaka sudah menganggarkan para tenaga kesehatan untuk melanjutkan studi lanjutan untuk keahlian masing-masing.
“Harusnya pertanyaan itu jangan ditanyakan ke saya. Tanya saja ke paslon bupati anda, karena saat ini dia calon bupati dan wakil bupati aktif,” ungkap Stefanus Bria Seran (SBS).
Terakhir SBS mengajak masyarakat Kabupaten Malaka agar memilih paslon SBS HMS karena tahu dan mengerti soal kesehatan. ***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





