RaebesiNews.com – Menjelang Pilkada serentak pada 27 November 2024, beberapa figur bakal calon bupati mulai bermunculan di media sosial bahkan di masyarakat akar rumput.
Sebut saja ada mantan bupati perdana Kabupaten Malaka, Stefanus Bria Seran, bupati incumbent Simon Nahak, pensiunan ASN Malaka Emanuel Makaraek dan terakhir adalah politisi muda Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin alias Kim Taolin.
Menarik untuk diulas adalah sosok anak muda kelahiran 1983, Kim Taolin. Ketua DPC PKB Malaka ini adalah yang paling muda dari beberapa bakal calon bupati di atas.
Kim Taolin disebut maju sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Malaka pada November 2024 mendatang. Putera terbaik Dapil lll Malaka ini didukung penuh oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Hal ini dikatakan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Aloysius Malo Ladi saat Rakorwil dan launching pendaftaran Pilkada serentak di NTT, Sabtu (20/04/2024).
“Saya punya tekad untuk mendorong kader – Kader terbaik maju dalam Pilkada 2024,” ungkapnya.
Terpisah, Kim Taolin menyampaikan bahwa dirinya tidak gentar apabila harus bersaing dengan 3 seniornya dalam percaturan politik di Malaka.
“Rakyat menghendaki, partai mendukung, leluhur merestui dan Tuhan memberkati, saya siap maju sebagai calon bupati Malaka 2024,” ungkap Kim Taolin saat dihubungi RaebesiNews.com, Rabu (24/04/2024).
“Untuk para senior, saya hormat. Namun dalam berpolitik mari kita bersaing sehat,” kata Kim Taolin.
Kim Taolin saat ini menjabat wakil Bupati Malaka periode 2021 – 2025 bersama Bupati Malaka, Simon Nahak.
Kim Taolin adalah putera pertama dari pejuang pemekaran Kabupaten Malaka, Taolin Ludovikus yang juga pernah menjabat Wakil Bupati Belu.
Masih terbilang muda, namun Kim Taolin tidak perlu diragukan soal kemampuan dirinya dalam berpolitik dan merakyat.
Kim Taolin pernah menjabat anggota DPRD (PAW) Provinsi NTT saat dirinya masih sebagai kader Partai Golkar Belu.
Untuk urusan pemerintahan, Kim Taolin sudah banyak berjuang menarik anggaran dari pemerintahan pusat ke Kabupaten Malaka.
Salah satu hasil perjuangan dirinya adalah pembangunan RS Pratama yang awalnya di Kecamatan Laenmanen, namun kini berpindah di Kecamatan Wewiku.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





