Arro Bria Hanya Minta Bantuan Uang Bensin Untuk Kegiatan di Kupang

Screenshot 2025 08 16 10 17 13 87 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7 931783461 2

RaebesiNews.com – Dugaan pemerasan yang melibatkan oknum wartawan bernama Arro Bria dan pemilik Toko Anugerah di Kabupaten Belu berakhir dengan kesepakatan damai.

Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Belu, Jumat (15/08/2025).

Polemik tersebut bermula setelah media RAEBESINEWS memberitakan dugaan pemerasan yang dilakukan Arro Bria terhadap pemilik Toko Anugerah. Namun, Arro Bria dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

Menurut penjelasannya, ia hanya menghubungi pemilik toko melalui pesan WhatsApp, lalu diarahkan oleh atasannya untuk mendatangi toko tersebut.

Ia menduga frekuensi komunikasinya dengan atasannya mungkin membuat pemilik toko merasa terganggu.

“Saya tidak memeras. Saya hanya meminta bantuan kepada pemilik Toko Anugerah untuk uang bensin guna melangsungkan kegiatan di Kupang,” ujar Arro Bria. Ia mengakui saat itu memang sedang membutuhkan dana.

Untuk meredam polemik, Arro Bria menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kesalahpahaman yang terjadi.

Ia juga berterima kasih kepada pemilik Toko Anugerah yang berbesar hati menyelesaikan masalah ini secara damai.

Sebagai bukti, keduanya membuat surat pernyataan damai di hadapan pihak kepolisian. Mereka sepakat saling memaafkan dan tidak memperpanjang masalah ini.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, diharapkan tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan. Kedua belah pihak juga berkomitmen untuk menjaga hubungan baik di masa mendatang.

Penyelesaian secara damai ini sekaligus menjadi klarifikasi bagi publik, agar pemberitaan yang sempat simpang siur dapat diluruskan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *