Salah satu kebijakan yang kini mendapat apresiasi luas dari masyarakat adalah keputusan memulangkan pasien lebih awal sebelum malam hari, khususnya bagi pasien yang berasal dari wilayah jauh di Kabupaten Malaka.
Kebijakan yang digagas Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, itu dinilai sangat membantu masyarakat yang harus menempuh perjalanan panjang menuju desa-desa di wilayah pedalaman, pegunungan, maupun daerah perbatasan.
Bagi sebagian warga Malaka, perjalanan menuju Kota Betun bukan perkara mudah. Selain jarak tempuh yang jauh, kondisi jalan dan keterbatasan transportasi membuat perjalanan malam hari menjadi cukup berisiko, terutama bagi pasien yang baru selesai menjalani perawatan medis.
Melihat kondisi tersebut, pihak RSUPP Betun memilih menghadirkan kebijakan yang lebih humanis dengan mempercepat proses administrasi dan pemulangan pasien yang telah dinyatakan sembuh agar dapat kembali ke rumah sebelum malam tiba.
Direktris RSUPP Betun yang akrab disapa dr. Oktelin mengatakan pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti hanya pada proses pengobatan di ruang rawat inap. Keselamatan pasien setelah keluar dari rumah sakit juga harus menjadi perhatian utama.
“Kami ingin memastikan pasien merasa aman dan nyaman, bukan hanya saat dirawat tetapi juga ketika kembali ke rumah. Karena itu pasien yang sudah diperbolehkan pulang akan kami bantu proses lebih awal sebelum malam,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu sore (9/5/2026).
Menurutnya, banyak pasien datang dari wilayah yang membutuhkan waktu perjalanan cukup lama. Karena itu, pemulangan pada malam hari dinilai kurang efektif dan berpotensi menimbulkan risiko bagi pasien maupun keluarga yang mendampingi.
Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pembenahan pelayanan yang terus dilakukan RSUPP Betun. Berbagai kritik, saran, dan masukan masyarakat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara bertahap.
Pendekatan yang dilakukan manajemen RSUPP Betun pun mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Ny. Veronika, salah satu keluarga pasien asal daerah pegunungan, mengaku sangat terbantu dengan kebijakan tersebut. Ia menilai langkah rumah sakit memulangkan pasien lebih awal merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan masyarakat kecil.
“Kebijakan ini benar-benar baik untuk saudara-saudara kita yang rumahnya jauh dari Kota Betun,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Maria. Menurutnya, pasien yang baru selesai menjalani perawatan tentu membutuhkan kondisi perjalanan yang aman dan nyaman agar pemulihan kesehatan tetap terjaga.
“Ini kebijakan yang benar dan baik karena mengutamakan keselamatan pasien saat dipulangkan setelah dinyatakan sembuh,” tandasnya.
Di bawah kepemimpinan dr. Oktelin, RSUPP Betun perlahan menunjukkan wajah pelayanan kesehatan yang lebih terbuka, responsif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. Tidak sekadar menjadi rumah sakit rujukan di wilayah perbatasan, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang mengedepankan rasa kemanusiaan bagi setiap pasien yang datang mencari kesembuhan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












