RaebesiNews.com – Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), turun langsung ke SMP Negeri Forekmodok, Kecamatan Weliman, untuk menyelesaikan persoalan internal antar tenaga pendidik. Ia didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malaka, Manfred Laak.
Kunjungan ini berawal dari adanya ketegangan di antara sejumlah guru yang dikhawatirkan mengganggu suasana sekolah dan proses belajar mengajar.
HMS meminta seluruh guru duduk bersama dan menyampaikan masalah mereka secara terbuka sebelum memberikan arahan dan solusi.
“Semua masalah pasti ada jalan keluarnya. Tidak perlu bertengkar. Kalau ada persoalan, duduk bersama dan selesaikan secara bijaksana,” kata HMS.
Ia menegaskan bahwa konflik antarguru tidak boleh terjadi di lingkungan pendidikan, terlebih di hadapan para siswa yang melihat guru sebagai teladan.
“Guru adalah contoh bagi anak-anak. Tidak boleh bertikai di sekolah, apalagi di depan siswa,” tegasnya.
HMS kemudian mengingatkan bahwa guru yang berstatus ASN memiliki aturan dan mekanisme kerja yang jelas di bawah Dinas Pendidikan.
Karena itu, segala hal terkait penugasan atau distribusi guru tidak bisa diatur sepihak oleh siapapun di sekolah.
“ASN itu diatur oleh dinas terkait. Soal pembagian tugas, rotasi guru, atau distribusi tenaga pendidik tidak bisa diputuskan sendiri oleh guru atau kelompok tertentu. Semua ada jalurnya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa guru tidak dapat mengintervensi terlalu jauh soal distribusi tenaga pendidik karena kewenangan tersebut berada pada Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan.
Jika ada ketidakpuasan atau keberatan, HMS meminta agar disampaikan secara terhormat dan melalui mekanisme yang benar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Manfred Laak, mengapresiasi langkah cepat Wakil Bupati yang memilih pendekatan langsung dan dialogis. Ia menyatakan bahwa pihaknya siap memfasilitasi penyelesaian lanjutan jika memang diperlukan.
Para guru yang hadir menyambut positif kehadiran HMS dan Kepala Dinas. Mereka berharap kondisi pembelajaran bisa kembali normal dan harmonis setelah mediasi tersebut.
Kunjungan ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Malaka memberi perhatian serius terhadap kenyamanan sekolah, kehormatan profesi guru, dan keberlangsungan pendidikan yang sehat dan kondusif.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





