Opini  

Petani di Malaka Harus Cerdas Memilih Wakil Rakyat Untuk Kesejahteraan Bersama

FB IMG 1705582542479

RaebesiNews.com – Pemilihan Umum Republik Indonesia kali ini ditetapkan pada 14 Februari 2024. Pemilihan Umum bertujuan untuk memiiih wakil rakyat untuk duduk di dalam lembaga permusyawaratan/perwakilan rakyat, membentuk pemerintahan, melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan, dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di Kabupaten Malaka Provinsi Nusa Tenggara Timur juga ikut berpartisipasi dalam memilih wakil rakyat.

Banyak partai politik terlibat ikut berpartisipasi dalam ajang politik lima tahunan ini. Terdata, ada 17 partai politik ikut berpartisipasi pada Pemilu mendatang.

Lantas, kriteria figur seperti apa yang layak menjadi wakil rakyat di parlemen?

Secara umum, wakil rakyat harus benar-benar mewakili aspirasi masyarakat sesuai dengan situasi dan kondisi serta kebutuhan dalam kehidupan bermasyarakat.

Semuel Fahik Caleg PKB Pembawa Berkat Untuk Petani di Malaka

Di Kabupaten Malaka, mata pencarian mayoritas masyarakatnya adalah bertani. Baik itu bertani di lahan kering ataupun lahan basah.

Topik utama yang menjadi prioritas perjuangan para wakil rakyat sebenarnya adalah soal bagaimana mensejahterakan para petani.

Sederhana saja persoalan para petani tersebut. Yang pertama, petani tentunya membutuhkan bibit, pupuk, air dan alsintan, serta pendampingan oleh alhi pertanian yang efisien.

Jika ada para caleg yang peduli dan membantu kesulitan para petani ini, dapat disimpulkan bahwa dia layak menjadi wakil rakyat di parlemen.

Di Kabupaten Malaka, ada anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menjadikan petani sebagai prioritas perjuangannya di parlemen.

Dia adalah Edward Tannur, politisi PKB yang menjabat di komisi IV DPR RI sejak tahun 2020 lalu. Kebetulan, komisi lV bermitra langsung dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Edward Tannur memang benar-benar pro rakyat dan mengerti kebutuhan rakyat Malaka yang mayoritas sebagai petani. Bukan hanya di Malaka saja. Terdata, Edward Tannur sudah menyalurkan miliaran rupiah aspirasinya untuk para petani di NTT. Aspirasinya itu berupa Alsintan, bantuan dana untuk kelompok, jalan usaha tani, embung, bibit, pupuk dan masih banyak lagi.

Di Kabupaten Malaka, Edward Tannur sudah menyalurkan puluhan alsintan, ratusan juta dan untuk kelompok tani. Hal ini diakui oleh Wakil Bupati Malaka, Kim Taolin yang juga sebagai Ketua DPC PKB Malaka.

“Kita patut bersyukur dan berterima kasih untuk bapak Edward Tannur. Beliau benar-benar pro rakyat dan mengerti kebutuhan rakyat,” ungkap Kim Taolin yang juga sebagai Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Malaka.

“Bapak mama semuanya harus ingat jasa bapak Edward Tannur,” pesan Kim Taolin ketika bertemu para kelompok tani di Malaka.

Kembali ke awal tadi, bahwa salah satu tujuan pemilu adalah melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan. Artinya tujuan berpolitik adalah untuk kepentingan dan kesejahteraan bersama yang berkelanjutan.

Para petani tidak perlu berteori tentang politik, apalagi terpengaruh dengan rayuan janji manis para caleg. Cukup mengerti situasi politik dan pilih wakil rakyat yang benar-benar bekerja untuk rakyat.

Edward Tannur sangat layak dan pantas melanjutkan perjuangan mensejahterakan petani di NTT untuk periode 2024 – 2029.

Lalu di Kabupaten Malaka, siapakah yang bermitra langsung (caleg PKB) dengan Edward Tannur dalam urusannya dengan para petani.

Jawabannya adalah Semuel A.Fahik, caleg PKB Dapil l Malaka nomor urut 4. Satu tahun terakhir ini, Semuel A.Fahik yang juga seorang petani sukses iti ikut terlibat berjuang bersama Edward Tannur mensejahterakan petani di Malaka.

Kolaborasi bersama Edward Tannur, pengusaha dan pemilik percetakan Sanxel grup ini sudah membantu ratusan petani di Malaka.

Semuel A.Fahik bantu menyiapkan lahan dengan mendatangkan traktor balik tanah milik Edward Tannur. Traktor tersebut difasilitasi untuk menggarap lahan milik petani secara gratis.

Di lahan sawah, Semuel A.Fahik dan Edward Tannur mendatangkan mesin potong padi bantu petani panen padi. Setelah itu, jelang musim tanam pertama tahun ini, Semuel A.Fahik dan Edward Tannur bantu para petani dengan menggali saluran alternatif untuk mengairi puluhan hektar sawah di Kecamatan Kobalima.

“Hirarki harus jelas. Di pusat ada bapak Edward Tannur, di Kabupaten Malaka juga harus ada Semuel A.Fahik di DPRD. Maksudnya agar sinkron dan berkelanjutan untuk kesejahteraan kita petani,” ajak Semuel A.Fahik dalam setiap kesempatan berkampanye.

“Saya tampung aspirasi di Malaka untuk melanjutkannya ke bapak Edward Tannur di Senayan. Karena uang banyak memang ada di pusat,” ungkap Semuel A.Fahik.

Sekali lagi untuk para petani di Kabupaten Malaka. Jangan tertipu atau terlena dengan rayuan manis para caleg lainnya.

Petani harus cerdas memilih wakil rakyat yang mengerti kebutuhan para petani dan berjuang untuk kesejahteraan para petani di Kabupaten Malaka.

Mantapkan pilihan dan tekat yang kuat, 14 Februari ke TPS pilih PKB nomor urut 4 untuk DPR RI dan PKB nomor 4 untuk DPRD Kabupaten Malaka Daerah Pemilihan Malaka l.

Edward Tannur dan Semuel A.Fahik, pejuang yang pro petani di NTT dan Kabupaten Malaka. ***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *