Usai FIFA Jatuhkan Hukuman Berat, Begini Respons Mengejutkan AFC ke FAM

Screenshot 20250928 104756 Chrome 2701459943

RAEBESINEWS.COM – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) merespons keputusan FIFA yang menjatuhkan sanksi berat kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi terkait kasus pemalsuan dokumen.

Hukuman FIFA yang diumumkan pada Jumat (26/9) menjadi pukulan telak bagi sepak bola Malaysia.

Dalam pernyataan resmi, AFC menegaskan akan meninjau situasi tersebut secara cermat sesuai regulasi setelah seluruh proses di FIFA selesai.

Baca Juga: ASN Baru Wajib Tahu! Ini Bekal yang Diminta Kepala BKN

“AFC telah memperhatikan keputusan Komite Disiplin FIFA pada 26 September terkait FAM dan beberapa pemain. AFC mengakui keseriusan masalah ini serta dampak potensial yang mungkin timbul. AFC akan meninjau situasi ini secara saksama sesuai aturan setelah proses FIFA berakhir,” tulis pernyataan resmi AFC.

Kasus Pemalsuan Dokumen

FIFA menyatakan FAM terbukti menyerahkan dokumen palsu agar tujuh pemain naturalisasi bisa tampil melawan Vietnam dalam Kualifikasi Piala Asia 2027.

Baca Juga: Tak Sekadar Jamuan Istana, Inilah Makna Pertemuan Prabowo dan Raja-Ratu Belanda

Laga tersebut digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil pada 10 Juni, di mana Malaysia menang 4-0 atas Vietnam.

Namun, kemenangan itu kini tercoreng karena manipulasi administrasi pemain.

Sanksi Berat

Akibat pelanggaran tersebut, FAM dijatuhi denda 350 ribu franc Swiss atau sekitar Rp7,3 miliar.

Baca Juga: Ada yang Berbeda Saat Prabowo Kunjungi Istana Belanda, Disambut Raja dan Ratu Sekaligus

Sementara tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang terlibat, yakni Facundo Garces, Gabriel Palmero, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel, masing-masing harus membayar 2000 franc Swiss (sekitar Rp41,7 juta).

Selain itu, ketujuh pemain dijatuhi larangan mengikuti seluruh kegiatan sepak bola selama 12 bulan, terhitung sejak 26 September 2025.

Pelanggaran Kode Disiplin

Menurut FIFA, para pemain tersebut melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) tentang pemalsuan dan penggunaan dokumen palsu.

Baca Juga: Kenapa PM Kanada Kutip Pidato Prabowo di PBB? Ini Alasannya

Kasus ini menjadi sorotan besar di kawasan Asia, dan kini AFC ditunggu langkah lanjutannya dalam menanggapi dampak putusan FIFA terhadap FAM dan sepak bola Malaysia.***

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *