RaebesiNews.com – Sorak-sorai rakyat Malaka menggema hingga ke seluruh pelosok. PS Malaka U13 resmi menjadi Juara I Soeratin Cup 2025, sementara PS Malaka U15 meraih Juara II dalam ajang bergengsi antar-klub usia muda se-NTT. Ini bukan sekadar kemenangan biasa, ini adalah kebangkitan sepakbola Malaka yang selama ini tidur panjang di bawah rezim sebelumnya.
Di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), olahraga Malaka, terutama sepakbola, mengalami lonjakan prestasi yang signifikan. Kerja nyata, komitmen anggaran, dan perhatian penuh terhadap generasi muda membuat Malaka hari ini berbicara di atas lapangan hijau, bukan hanya di ruang pidato.
“Kami bangga, ini buah dari visi SBS-HMS yang konsisten membangun dari bawah. Dulu, PS Malaka hanya jadi penggembira. Hari ini, kita juara!”
ujar Felix Seran, salah satu pecinta sepakbola asal Aintasi.
Prestasi ini semakin terasa manis karena selama lima tahun pemerintahan Simon Nahak, sepakbola Malaka nyaris tak bergerak. Tidak ada gelar, tidak ada final, bahkan tidak ada arah pembangunan olahraga yang jelas. Malaka, yang punya potensi besar di bidang sepakbola, nyaris tenggelam karena abainya pemerintah kala itu.
Kini, sejarah baru ditulis: PS Malaka U13 mengangkat trofi juara pertama mereka dalam sejarah Soeratin Cup, dan U15 menjadi runner-up setelah pertarungan sengit.
Baca Juga: SBS: Olahraga Berprestasi Adalah Jalan Perkenalkan Malaka ke Level Provinsi dan Nasional
“Ini bukan hasil semalam. Ini hasil dari latihan yang terencana, pelatih berdedikasi, dan dukungan penuh dari Pemkab. Kami bangga dengan anak-anak Malaka,” Henri Melki Simu, Wakil Bupati Malaka.
“Anak-anak ini bukan hanya atlet. Mereka adalah duta Malaka. Kami akan terus dukung dengan sekolah sepakbola, stadion layak, dan kompetisi rutin agar prestasi ini terus berlanjut,” ungkap dr. Stefanus Bria Seran, Bupati Malaka.
Era SBS-HMS telah menunjukkan hasil nyata: infrastruktur olahraga diperkuat, pelatih lokal diberdayakan, dan semangat juang anak-anak muda Malaka dibakar kembali.
Baca Juga: Ans Taolin: Adrianus Bria Seran Adalah Arsitek Kebangkitan Sepak Bola Malaka
Berbeda dengan era Simon Nahak yang lebih banyak membangun pencitraan tanpa pencapaian, kini rakyat bisa melihat dengan mata kepala sendiri bahwa prestasi tak butuh banyak janji, cukup pemimpin yang bekerja sungguh-sungguh.
Dengan prestasi ini, nama Malaka kini bersinar di peta sepakbola NTT. Bahkan, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat, PS Malaka akan menjadi kekuatan baru di tingkat nasional, membawa nama Manumeo, Benenain, dan Bumi Rai Malaka ke level yang lebih tinggi.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





