Malaka Lepas 110 Peserta Ikut POPDA NTT VII 2025, Wabup HMS: Junjung Tinggi Sportivitas

Screenshot 2025 09 07 14 33 31 48 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817 2720873939

RaebesiNews.com – Kabupaten Malaka siap unjuk kemampuan di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) NTT VII Tahun 2025 yang berlangsung di Kupang, 9–14 September 2025.

Sebanyak 110 peserta resmi dilepas oleh Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS) untuk membawa nama harum daerah di kancah provinsi.

Kontingen Malaka akan bertanding di enam cabang olahraga (cabor):

Kempo: 31 atlet, 3 pelatih, 2 ofisial, 2 wasit juri

Taekwondo: 12 atlet, 2 pelatih, 1 ofisial

Karate: 8 atlet, 3 pelatih, 1 ofisial

Atletik (PASI): 4 atlet, 2 pelatih, 1 ofisial

Tinju: 5 atlet, 2 pelatih, 1 ofisial, 2 wasit juri

Pencak Silat (IPSI): 10 atlet, 2 pelatih, 1 ofisial, 1 wasit juri

Selain atlet, tim juga diperkuat 11 orang dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta 4 tenaga medis yang siap mendampingi kontingen.

Pesan Wakil Bupati: Sportivitas dan Nama Baik Daerah

Dalam upacara pelepasan, Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu menegaskan pentingnya sportivitas dan menjaga nama baik daerah.

“Kabupaten Malaka dikenal santun dan menjunjung tinggi budaya saling menghargai. Saya minta seluruh atlet, pelatih, dan ofisial menjaga sikap, tampil sportif, dan membawa pulang prestasi yang membanggakan,” tegas HMS.

Lebih jauh, HMS menegaskan bahwa pemerintahan SBS–HMS tidak hanya fokus pada sepak bola, tetapi juga pada pengembangan semua cabang olahraga.

“Pemerintahan SBS–HMS tidak hanya mengurus sepak bola saja. Kami punya program olahraga berprestasi yang mencakup semua cabor, termasuk kempo, pencak silat, karate, taekwondo, tinju, dan atletik. Semuanya mendapat dukungan dan fasilitas dari Pemerintah Kabupaten Malaka,” ujar HMS.

Pendanaan kontingen Malaka sepenuhnya ditanggung melalui APBD Kabupaten Malaka Tahun Anggaran 2025 yang dikelola oleh Dispora.

Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan nyata bagi pembinaan atlet muda Malaka.

POPDA bukan sekadar arena kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kerja sama tim, dan semangat juang generasi muda.

Dengan persiapan matang dan dukungan penuh pemerintah, kontingen Malaka optimis bisa meraih prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah di ajang dua tahunan ini.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *