Bank NTT dan OJK Dorong Generasi Muda Malaka Melek Finansial di Bulan Inklusi Keuangan 2025

Screenshot 2025 10 08 19 29 48 48 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7 3621724110

RAEBESINEWS.COM — Semangat literasi keuangan bergema di Kabupaten Malaka. Dalam suasana teduh di Cinta Damai Resort, Desa Wehali, Rabu (8/10/2025), para pemuda, mahasiswa, dan pelaku UMKM berkumpul untuk belajar mengelola keuangan dengan bijak.

Kegiatan ini digelar oleh Bank NTT Cabang Betun bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Bank Indonesia (BI), dan Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam rangka memperingati Bulan Inklusi Keuangan (BIK) dan World Investor Week (WIW) 2025.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala OJK Provinsi NTT, perwakilan dari BI dan BEI, serta jajaran Bank NTT Kantor Pusat. Dari Pemerintah Kabupaten Malaka, tampak Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), Sekda Malaka, sejumlah Kepala SKPD, dan mahasiswa STKIP Sinar Pancasila Betun.

Literasi Keuangan, Fondasi Kemandirian Ekonomi

Wakil Kepala OJK Provinsi NTT, Polantoro, dalam pemaparannya menegaskan pentingnya edukasi keuangan sejak dini, khususnya bagi generasi muda. Menurutnya, kemampuan menyusun anggaran, menabung secara teratur, dan memanfaatkan layanan keuangan formal merupakan kunci untuk memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.

“Peningkatan kemampuan dalam menyusun anggaran, menabung secara konsisten, dan mengakses layanan keuangan formal diyakini bisa memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan edukasi seperti ini merupakan bagian dari roadshow literasi keuangan yang digelar di seluruh wilayah NTT sepanjang Bulan Inklusi Keuangan. Polantoro berharap generasi muda Malaka dapat menjadi lebih mandiri, cermat, dan bijak dalam mengelola keuangan, serta menjadi agen perubahan menuju masyarakat yang cerdas finansial.

Pemerintah Dukung Langkah Kolaboratif

Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bank NTT dan OJK yang telah menggandeng pemerintah daerah dalam kegiatan edukatif tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Malaka menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi nyata antara regulator, lembaga keuangan, dunia usaha, dan pemerintah daerah untuk membuka akses keuangan seluas-luasnya bagi masyarakat,” ungkap HMS.

Ia menekankan bahwa edukasi keuangan sangat penting dalam membangun pondasi ekonomi daerah. Dengan pemahaman keuangan yang baik, masyarakat , khususnya generasi muda dan pelaku usaha kecil, akan lebih tangguh menghadapi tantangan ekonomi global.

“Mari kita jadikan Bulan Inklusi Keuangan ini sebagai langkah nyata menuju Malaka yang cerdas finansial, inklusif, dan berdaya ekonomi,” tegasnya disambut tepuk tangan peserta.

Bank NTT: Mendorong Inklusi dari Desa ke Desa

Sementara itu, Pimpinan Bank NTT Cabang Betun, Yorry R.M. Blegur, menegaskan komitmen Bank NTT untuk terus menjadi motor penggerak literasi dan inklusi keuangan di wilayah perbatasan.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malaka atas dukungan dan partisipasi dalam kegiatan ini. Edukasi keuangan adalah bagian dari komitmen kami untuk membangun masyarakat yang melek finansial, khususnya di kalangan muda dan pelaku UMKM,” ujar Yorry.

Ia menjelaskan, Bank NTT selama ini aktif melakukan sosialisasi produk keuangan yang mudah diakses masyarakat desa, termasuk tabungan pelajar, kredit mikro, hingga layanan digital banking. Tujuannya satu: agar setiap orang, tanpa terkecuali, dapat mengakses layanan keuangan formal dan menikmati manfaatnya.

Menuju Masyarakat Cerdas Finansial

Kegiatan edukasi ini diisi dengan sesi interaktif bersama perwakilan OJK, BI, BEI, dan Bank NTT, yang menjelaskan berbagai topik menarik — mulai dari pentingnya investasi sehat, mengenal produk perbankan, hingga cara menghindari investasi bodong yang kerap menjerat masyarakat.

Para peserta, terutama mahasiswa dan pelaku UMKM, tampak antusias mengikuti diskusi dan simulasi keuangan sederhana yang disajikan dengan gaya santai namun edukatif.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menularkan semangat literasi keuangan ke seluruh lapisan masyarakat Malaka.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, regulator, lembaga keuangan, dan generasi muda, Malaka kini melangkah menuju masa depan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *