RaebesiNews.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Malaka tahun 2025 berlangsung semarak, penuh kebersamaan, dan meriah.
Semua rangkaian kegiatan berjalan tertib dan khidmat di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS).
Dari upacara bendera, parade budaya, lomba rakyat, hingga aneka kegiatan sosial seperti donor darah dan penyerahan bantuan untuk gereja, semuanya terlaksana dengan baik dan mendapat apresiasi masyarakat.
Antusiasme warga tampak jelas: jalan-jalan desa dihiasi bendera merah putih, anak-anak bersorak mengikuti lomba tradisional, dan para tokoh masyarakat ikut larut dalam suasana kebangsaan.
SBS-HMS Bangun Semangat Persatuan
Bupati SBS dalam sambutannya menegaskan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata untuk rakyat. “Kemerdekaan bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga memastikan rakyat hidup sehat, sejahtera, dan bahagia,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati HMS yang menekankan pentingnya gotong royong dan kebersamaan. Ia menyebut bahwa kemeriahan HUT RI kali ini adalah cerminan persatuan seluruh masyarakat Malaka.
Dibandingkan Pemerintahan Sebelumnya
Perayaan HUT RI kali ini menjadi sorotan karena jauh berbeda dengan suasana saat pemerintahan sebelumnya. Masyarakat masih mengingat bagaimana peringatan kemerdekaan terasa hambar, minim kreativitas, bahkan terkesan hanya formalitas belaka.
Tidak ada gegap gempita lomba rakyat, kurangnya perhatian pada kegiatan sosial, dan masyarakat seolah kehilangan ruang untuk merasakan makna kemerdekaan.
Kontras dengan itu, SBS-HMS menghadirkan wajah baru: meriah tapi tetap bermakna, penuh hiburan namun tetap menekankan nilai persatuan dan pelayanan.
Seorang tokoh masyarakat Malaka Tengah, Yohanes Bere, mengatakan, “Kami senang sekali dengan cara SBS-HMS memimpin. Bukan hanya acara meriah, tapi juga terasa kehangatan dan perhatian bagi masyarakat. Ini beda jauh dengan sebelumnya.”
Makna di Balik Kemeriahan
Tak hanya pesta seremonial, pemerintahan SBS-HMS juga menyelipkan pesan pelayanan publik. Donor darah massal melibatkan ASN, penyerahan mobil operasional untuk gereja meneguhkan dukungan pada pelayanan rohani, dan kegiatan olahraga rakyat mendorong kesehatan masyarakat.
Semua itu membuktikan bahwa kemerdekaan tidak hanya diperingati dengan upacara, tetapi juga diwujudkan dalam program nyata yang menyentuh kehidupan rakyat.
Rakyat Optimis dengan Kepemimpinan SBS-HMS
Bagi masyarakat Malaka, perayaan HUT RI ke-80 tahun ini menjadi bukti bahwa SBS-HMS mampu menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan rakyat. Masyarakat merasakan kembali suasana kebersamaan, kegembiraan, dan optimisme menyongsong masa depan.
“Pemerintahan SBS-HMS betul-betul tahu bagaimana membangkitkan semangat rakyat. HUT ke-80 RI ini jadi momentum untuk membangun Malaka lebih maju,” tutur Maria Seran, warga Kecamatan Wewiku.
Dengan kemeriahan HUT RI ke-80, jelas terlihat perbedaan gaya kepemimpinan: SBS-HMS menghadirkan pesta rakyat penuh makna, sementara pemerintahan sebelumnya sering abai pada detail yang menyentuh hati masyarakat.
Malaka kini bukan hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga merayakan kepemimpinan yang memberi harapan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











