RaebesiNews.com – Bupati dr. Stefanus Bria Seran pimpin apel perdana bersama para ASN Lingkup Pemerintahan Kabupaten Malaka di halaman parkir kantor bupati, Senin (11/03/2025).
Dalam amanatnya Bupati dr. Stefanus Bria Seran lebih menegaskan soal disiplin ASN serta tugas – tugas yang akan dikerjakan selama 5 tahun ke depan.
Selain itu, bupati perdana Malaka ini sekaligus dalam amanatnya menyapa para ASN yang di periode 2016 – 2021 pernah merasakan kemurahan hatinya.
Bupati Malaka merasa bangga karena banyak berbuat untuk para ASN terutama para pejabat di Lingkup Pemkab Malaka saat ini.
Mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT ini memberikan izin belajar ke jenjang yang tinggi untuk para ASN.
Banyak diantaranya yang dari diploma lll lanjut strata 1 (S1) dan yang strata 1 lanjut magister atau S2, bahkan ada yang lanjut S3. Semua biaya dianggarkan dan ditanggung oleh Pemkab Malaka.
Semua ASN yang melanjutkan pendidikan itu disapa satu persatu. Namun yang membuat Bupati dr. Stefanus Bria Seran agak kecewa adalah setelah dirinya kalah Pilkada Malaka 2020.
“Miris sekali. Saat saya tidak lagi jadi bupati, tidak ada satu orang ASN pun yang datang bertemu saat saya berada di rumah Haitimuk. Parahnya lagi, ada yang berusaha menghindar saat bertemu di bandara,” ujar bupati Malaka saat menyampaikan amanatnya pada apel perdana bersama para ASN di halaman parkir kantor bupati, Senin (11/03/2025).
Terkait hal itu, Bupati yang akrab disapa SBS itu menyoroti norma dan etika para ASN di Malaka yang menurut dirinya sangat parah.
“Mungkin mereka takut kalau bertemu saya dan ada yang lapor bos mereka lalu mereka kehilangan jabatan,” ungkap SBS.
“Sifat dan kelakuan buruk seperti itu tidak boleh lagi ada di Malaka,” tegas SBS.
Bahkan dalam amanatnya Bupati Malaka menegaskan agar para ASN tidak boleh takut bertemu para mantan bupati dan wakil bupati bahkan para penjabat bupati yang pernah memimpin Kabupaten Malaka.
“Kalau pak Simon datang di Malaka pergi untuk silahturahmi. Atau Pak Kim ada di rumah juga jangan takut untuk bertemu beliau. Kita semua anak Malaka, jangan takut,” ujar dr. Stefanus Bria Seran.
“Pak Simon dan Pak Kim itu pernah jadi atasan kalian semua. Jangan karena mereka sudah tidak lagi menjabat kalian tidak mau bertemu mereka lagi,” ungkap SBS.
Hal itu ditegaskan SBS karena dirinya pernah mengalaminya langsung. Ketika tidak lagi menjabat, tidak ada ASN atau pejabat di Malaka yang berani bertemu dirinya.
“Saya tegaskan lagi. Jangan lagu seperti itu. ASN di Malaka harus punya moral dan etika yang kuat. Mari kita bersama sesama anak Malaka bangun Kabupaten Malaka,” tutup Bupati Malaka. ***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












