Opini  

Pilkada Malaka: Mengapa Harus Pilih SBS-HMS?

FB IMG 1723863466738 1 2

Penulis: Frido Umrisu Raebesi, anak Malaka dan pegiat Jurnalistik di Malaka, NTT. 

Opini, RaebesiNews.com – Perhelatan Pilkada serentak di Kabupaten Malaka kian santer dan “seksi”.

Hampir pasti tiga paket bacabup dan bacawabup akan bertarung dalam Pilkada Malaka nanti yaitu SBS-HMS, SN-FBN dan KITA-EBA.

Dari ketiga pasangan bacabup dan bacawabup Malaka tersebut, paket SBS-HMS dinilai banyak kalangan sebagai paket yang unggul, komplit, kredibel (terpercaya) dan pro rakyat.

Kolaborasi antara SBS yang adalah birokrat tulen yang sarat pengalaman dan prestasi  kerja, pencetus program brilian yang pro rakyat.

SBS juga dikenal sebagai pemimpin visioner yang memiliki integritas tinggi. Serta pemimpin sejuta solusi. Pemimpin yang tidak pernah melahirkan jalan buntu dan sangat respek dengan kebutuhan kaum marginal.

SBS pemimpin yang memberi bukti bukan janji. Beberapa prestasi yang terukir pada masa kepemimpinan SBS yaitu:

1). Revolusi pertanian Malaka, salah satu hasilnya adalah balik tanah gratis.

2). Pelayanan kesehatan gratis, cukup tunjukkan KTPN. Program ini kemudian berhasil diadopsi daerah lain antara lain Kabupaten Belu.

3). Pembangunan tanggul untuk mengatasi lengganan bencana banjir Benenai.

4). Pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, puskesmas, dll.

5). Pengadaan mobil ambulance untuk ditempatkan pada RSPP dan puskesmas. Pengadaan dokter ahli dan dokter umum.

6). Mengembangkan SDM anak-anak Malaka dengan menyediakan dukungan biaya pendidikan S1, S2, S3 dan dokter spesialis.

7).menyediakan mobil tangki untuk distribusi air minum disetiap kecamatan.

8). Hibah kendaraan dan uang untuk lembaga agama di Kab. Malaka, serta menyediakan biaya operasional untuk rohaniawan dalam mendukung pembangunan daerah.

9).   Menata birokrasi pemerintahan dengan baik dan benar. Hasilnya Pemkab Malaka dalam usia yang sangat belia berhasil meraih WTP dalam pengelolaan keuangan dan berhasil meraih predikat PARIPURNA atau Bintang Lima dalam hal pelayanan kesehatan. Malaka saat itu dijadikan lokasi benchmark (kaji tiru dan kaji banding).

10). Merekrut tenaga kontrak dengan menyediakan anggaran sekitar 57 miliard untuk mendukung pelayanan publik dan penciptaan lapangan kerja bagi anak-anak Malaka. Perputaran uang pada periode kepemimpinannya sangat terasa untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

11). Meningkatkan kesejahteraan ASN dengan menyediakan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk perbaikan penghasilan dan motivasi kerja untuk peningkatan kinerja pelayanan publik, dan masih banyak prestasi lainnya.

Bagaimana dengan HMS? Reputasi politisi yang satu ini juga tidak kalah mentereng dengan SBS, dalam percaturan politik Malaka.

Tiga kali berturut-turut HMS terpilih sebagai anggota legislatif dengan mendulang suara paling tinggi dari kandidat caleg partai Golkar Dapil I Kabupaten Malaka pada Pileg 2024.

Pencapaian ini membuktikan bahwa tingkat kepercayaan publik kepada HMS  terbilang luar biasa dan tidak diragukan lagi.

HMS juga dikenal sebagai anggota DPRD yang cerdas dan vokal karena berpihak kepada kepentingan masyarakat serta benar-benar memahami tugas pokok dan fungsi dalam menjalankan fungsi pengawasan, anggaran dan legislasi.

SBS-HMS bersama para Besti Malaka Tengah.

HMS bukan anggota “Paduan Suara SETUJU”. Kiprah HMS benar-benar sebagai penyeimbang dalam menjalankan fungsi kontrol secara obyektif dan taat pada aturan.

Pengalaman HMS dalam menjalankan fungsi kontrol sebagai anggota Dewan, semakin menguatkan keyakinan publik terhadap figur HMS untuk mengemban tugas sebagai Wakil Bupati, yang akan membantu Bupati dalam hal pengawasan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan.

Dua figur pemberani, disiplin, berintegritas dan pro rakyat tersebut akan menjadi jawaban atau solusi untuk menjawabi kebutuhan masyarakat Malaka yang semakin dinamis.

DUET SBS-HMS juga dinilai sangat matang dalam aspek leadership dan manajerial. Problem kepemimpinan Malaka belakangan ini ada pada dua aspek ini. Ada pemimpin tapi lemah manajerialnya. Pemimpin tidak mampu mengorganisir kabinet kerjanya. Pemimpin tidak pernah dan “takut” mengevaluasi kinerja bawahan atau staf.

Kondisi ini berdampak pada kesulitan merespon harapan masyarakat dalam pencapaian tujuan yaitu kesejahteraan. Tidak ada rapat bersama. Tidak ada fungsi kontrol dan pengawasan yang dilakukan pemimpin. Pemimpin saat ini hanya mampu menciptakan staf berada pada zona ‘nyaman” dan Asal Bapak Senang. Terkesan Malaka  daerah tidak berpemerintahan.

SBS-HMS hadir sebagai pemimpin solusi dan menyatukan masyarakat Malaka yang plural karena perbedaan suku, agama dan budaya.

Program unggulan yang diusung SBS-HMS benar-benar bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat, antara lain: pertanian, kesehatan, infrastruktur untuk mendukung akselerasi ekonomi, SDM, olahraga prestasi, dll.

Tetapkan pilihan dan keyakinan pada SBS-HMS. Paket komplit dan penawar harapan untuk Malaka yang maju, aman, adil, sejahtera dan berkarakter.

Ingat, salah memilih pemimpin, sama dengan merancang kemelaratan dan kemunduran untuk Rai Malaka tercinta.

SBS-HMS menang,menang,menang.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *