Tanggul Laut Pantura Siap Dibangun, Prabowo: Tak Lagi Sekadar Wacana!

Screenshot 20250613 224826 885046122

RAEBESINEWS.COM – Proyek tanggul laut raksasa di pesisir utara Pulau Jawa atau Giant Sea Wall Pantura kini resmi keluar dari tahap wacana.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur strategis ini akan segera dimulai untuk melindungi wilayah pesisir dari ancaman banjir rob dan perubahan iklim.

Dalam penutupan Konferensi Internasional Infrastruktur di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (12/6/2025).

Baca Juga: Presiden Prabowo Soroti Ketergantungan BUMN pada PMN: Negara Butuh Mitra yang Efisien dan Modern

Presiden Prabowo menyatakan bahwa proyek ini telah direncanakan sejak 1995 namun tak kunjung terlaksana. Kini, pemerintah memastikan pembangunan akan dimulai dalam waktu dekat.

“Proyek ini sudah dalam perencanaan Bappenas sejak tahun 1995, hampir 30 tahun. Tapi sekarang, tidak ada lagi penundaan. Kita tidak perlu banyak bicara, kita akan kerjakan segera,” tegas Prabowo.

Tanggul Laut Pantura: Proyek Raksasa untuk Masa Depan Pesisir Jawa

Baca Juga: Prabowo Undang Investor Swasta Global Bangun Infrastruktur RI, Janjikan Iklim Investasi Transparan dan Efisien

Proyek ini dirancang membentang sepanjang 500 kilometer dari Banten hingga Gresik, Jawa Timur. Estimasi kebutuhan anggaran mencapai USD 80 miliar dengan waktu pengerjaan antara 15 hingga 20 tahun.

“Khusus Teluk Jakarta saja bisa memakan waktu 8–10 tahun. Kalau sampai ke Jawa Timur, mungkin 15–20 tahun,” jelasnya.

Prabowo menyebut bahwa keberadaan tanggul laut sangat krusial untuk melindungi permukiman warga, pelabuhan, kawasan industri, dan sentra logistik nasional di wilayah Pantura yang selama ini rawan banjir rob dan penurunan muka tanah.

Baca Juga: Prabowo Naikkan Gaji Hakim hingga 280%, Soroti Hakim yang Bebaskan Koruptor

Langkah Cepat Pemerintah: Bentuk Otorita Khusus dan Prioritaskan Wilayah Terdampak

Untuk mempercepat realisasi, Presiden akan membentuk Badan Otorita Tanggul Laut Pantura yang akan menangani proyek ini secara terkoordinasi dan efektif.

Ia juga telah menginstruksikan tim khusus untuk melakukan roadshow dan penjajakan kerjasama investasi.

Baca Juga: Prabowo: Hakim Tak Boleh Bisa Dibeli, Gaji Mereka Harus Layak

“Saya sudah perintahkan tim untuk keliling dan dalam waktu dekat akan dibentuk badan otorita khusus. Kita tidak menunggu. Perusahaan dari Tiongkok, Jepang, Korea, Eropa, dan Timur Tengah yang ingin berpartisipasi, silakan. Tapi kalau tidak, kita pakai kekuatan kita sendiri,” ujarnya.

Wilayah yang menjadi prioritas awal pembangunan adalah Jakarta dan Semarang, termasuk kota-kota pesisir seperti Pekalongan dan Brebes yang kerap mengalami banjir tahunan.

Langkah Awal Menuju Perlindungan Jangka Panjang

Baca Juga: Suara Bergetar, Prabowo Sampaikan Pesan Haru tentang Keadilan di Hadapan Para Hakim MA

Meski proyek ini akan berlangsung hingga puluhan tahun, Presiden menekankan pentingnya memulai dari sekarang untuk melindungi generasi mendatang.

“Saya tidak tahu presiden mana yang akan menyelesaikannya, tapi kita harus mulai dan kita akan mulai,” tandas Prabowo.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung