Prabowo Umumkan Kejutan: Anggota DPR Bermasalah Bakal Dicopot Serentak 1 September

IMG 20250831 WA0038 3758370087

RAEBESINEWS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan bahwa para ketua umum partai politik sepakat memberhentikan anggota DPR yang dinilai bermasalah.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Kebijakan ini akan mulai berlaku pada 1 September 2025.

Prabowo menyampaikan, keputusan itu diambil sebagai bentuk respons terhadap aspirasi masyarakat yang menuntut perbaikan integritas wakil rakyat.

Baca Juga: Prabowo Instruksikan DPR Undang Mahasiswa dan Masyarakat untuk Dialog Langsung

“Dalam rangka menyikapi aspirasi murni dari masyarakat, saya mendapat laporan dari para Ketua Umum Partai Politik. Mereka telah mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR masing-masing, terhitung 1 September 2025, khususnya bagi yang menyampaikan pernyataan keliru,” kata Prabowo dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Minggu (31/8).

Ia menegaskan, komitmen tersebut menunjukkan keseriusan partai politik menjaga agar DPR benar-benar berpihak pada rakyat.

“Langkah tegas yang dilakukan Ketua Umum Partai Politik adalah mencabut keanggotaan mereka dari DPR RI,” tegasnya.

Baca Juga: Prabowo Umumkan Langkah Tegas, Sejumlah Anggota DPR Dicabut Keanggotaannya

Selain pencabutan keanggotaan, Prabowo mengungkapkan pimpinan DPR juga sepakat melakukan perombakan kebijakan internal, termasuk pemangkasan tunjangan anggota dewan dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.

“Para pimpinan DPR dan Ketua Umum Parpol menyampaikan, anggota DPR harus selalu peka dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Prabowo menambahkan, pemerintah terus memantau situasi di Jakarta dan kota-kota lain.

Baca Juga: NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR Mulai 1 September

Ia menekankan bahwa negara tetap menjamin kebebasan berpendapat, tetapi aksi anarkis hingga menimbulkan korban jiwa tidak akan ditoleransi.

“Terhadap petugas yang melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, Kepolisian RI kini sedang melakukan pemeriksaan. Saya minta proses ini cepat, transparan, dan bisa diikuti publik,” pungkasnya.***

 

 

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung