RaebesiNews.com – Dalam rangka memperingati Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak serta Hari AIDS Sedunia, UPKM/CD Bethesda YAKKUM Area Malaka bersama sejumlah mitra strategi menggelar kampanye akbar dengan pesan utama: menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak, serta menghentikan diskriminasi terhadap penyebar HIV.
Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi lintas lembaga, yaitu KPA Kabupaten Malaka, TP PKK Kabupaten Malaka, Dinas P2KBP3A, dan YKPA Mitra Childfund Internasional.Semua pihak hadir untuk menyuarakan komitmen yang sama: melindungi, mendampingi, dan memastikan tidak ada orang yang tertinggal dalam upaya perlindungan sosial serta layanan kesehatan inklusif.
Tiga Tema Besar, Satu Semangat Bersama
Kampanye tahun ini mengangkat tiga tema besar yang saling menguatkan:
“Kita Punya Andil, Kembalikan Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak”
“Hadapi Perubahan, Jaga Keberlanjutan Layanan HIV”
“Jangan Diskriminasi”
Tema ketiga tersebut menekankan pentingnya peran setiap warga negara dalam melawan kekerasan, menjaga layanan HIV yang berkelanjutan, serta menghapus stigma terhadap kelompok rentan.
Sambutan Ibu Heny: Perempuan dan Anak Harus Merasa Aman, Dimana Pun Mereka Berada
Dalam sambutannya, Ibu Heny, selaku Area Manager CD Bethesda YAKKUM Area Malaka, menyampaikan pesan kuat mengenai urgensi perlindungan perempuan dan anak di tengah dinamika sosial masyarakat.
Mari jaga bersama ruang-ruang sosial kita—rumah, sekolah, gereja, hingga komunitas—agar benar-benar menjadi ruang aman bagi perempuan dan anak,” tegasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kampanye ini bukan sekedar seremonial tahunan, tetapi bagian penting dari upaya bunuh diri YAKKUM bersama mitra untuk mendorong kesadaran, membangun sistem perlindungan yang lebih kuat, serta memastikan korban kekerasan mendapatkan akses layanan yang ramah dan cepat.
“Kita harus memastikan bahwa layanan pendampingan, kesehatan, hingga psikososial terus berjalan. Tidak boleh ada korban yang merasa kesepian. Tidak boleh ada penyalin HIV yang takut mencari bantuan karena stigma,” ujar Ibu Heny.
beralih Layanan HIV Tetap Berkelanjutan
Peringatan Hari AIDS Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat dukungan terhadap penyayintas HIV. KPA Malaka dan YKPA Mitra Childfund Internasional tekanan pentingnya layanan medis, konseling, pendampingan, dan obat ARV agar penyedia tetap dapat hidup sehat dan produktif.
Kampanye “Stop Diskriminasi” diharapkan menyentuh seluruh lapisan masyarakat agar penyalin HIV diterima, tidak disisihkan, dan mendapat kesempatan yang sama dalam kehidupan sosial.
Kolaborasi Lintas Sektor: Kekuatan Nyata untuk Perubahan
Kegiatan kampanye dikemas melalui edukasi publik, orasi bersama, permainan edukatif, hingga pembagian materi informasi mengenai kekerasan berbasis gender dan HIV/AIDS.
TP PKK Kabupaten Malaka serta Dinas P2KBP3A juga memberikan pesan penting terkait pembangunan keluarga yang sehat, ramah perempuan, serta bebas kekerasan. Kolaborasi ini menampilkan keseriusan berbagai lembaga dalam mewujudkan Malaka yang aman dan inklusif.
Bersama Wujudkan Malaka yang Bebas Kekerasan dan Tanpa Diskriminasi
Melalui kegiatan ini, UPKM/CD Bethesda YAKKUM Area Malaka dan para mitra mengajak seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan menghentikan kekerasan serta menolak segala bentuk stigma dan diskriminasi terhadap penyintas HIV.
Karena pada akhirnya, ruang aman bukan hanya tempat—tetapi komitmen bersama untuk saling menjaga.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











