Daerah  

Sistem Tanam Bergilir Dorong Kesuburan Tanah di Malaka

Screenshot 2025 12 12 18 54 11 31 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7 2636480641 3

RaebesiNews.com – Sistem tanam bergilir atau crop rotation mulai diterapkan secara luas oleh petani di Kabupaten Malaka setelah mendapat pelatihan dari Dinas Pertanian. Pola ini mendorong kesuburan tanah tetap terjaga sekaligus meningkatkan hasil tanam. Pola yang paling populer adalah padi–jagung–kacang hijau, yang terbukti mampu memulihkan unsur hara secara alami.

Petani di Wewiku menyebutkan bahwa setelah menggunakan pola tanam bergilir, hasil panen mereka meningkat tanpa harus menambah pupuk kimia. Penyuluh menjelaskan bahwa tanaman kacang-kacangan berperan memperbaiki nitrogen tanah, sehingga tanaman berikutnya tumbuh lebih baik.

Sebelumnya, banyak petani menanam jagung secara terus-menerus, yang membuat tanah menjadi keras dan kehilangan nutrisi. Dengan sistem tanam bergilir, tanah mendapatkan jeda dan struktur tanah menjadi lebih gembur. Selain itu, pola ini juga mengurangi risiko serangan hama karena hama tidak menemukan tanaman yang sama setiap musim.

Beberapa desa yang telah menerapkan pola ini menunjukkan peningkatan pendapatan petani hingga 15–20 persen. Hal ini didorong oleh peningkatan produktivitas dan efisiensi penggunaan lahan. Pemerintah berencana memperluas sosialisasi pola tanam ini ke seluruh desa di Malaka.

Selain manfaat agronomis, sistem tanam bergilir membuat petani lebih disiplin mengatur kalender tanam. Mereka kini menggunakan jadwal khusus yang disesuaikan dengan kondisi irigasi, curah hujan, serta kebutuhan pasar. Pola ini membantu mengurangi kelebihan produksi di satu waktu.

Dinas Pertanian menekankan bahwa pola tanam bergilir adalah langkah jangka panjang yang sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan daerah. Dengan lahan yang semakin subur, hasil panen diprediksi akan terus meningkat setiap tahun.

Petani berharap pemerintah terus menyediakan benih unggul dan pupuk organik agar sistem ini dapat berjalan optimal. Mereka menilai pola tanam bergilir adalah solusi terbaik untuk menghadapi perubahan iklim yang semakin tidak menentu.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *