RaebesiNews.com – Suasana berbeda tampak di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Malaka pada Kamis (18/9/2025). Jika sehari sebelumnya kantor itu sepi karena banyak staf tak hadir tanpa keterangan, kini seluruh pegawai terlihat hadir lengkap.
Perubahan ini terjadi setelah Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Rabu lalu. Dalam sidak tersebut, HMS menemukan sejumlah ruangan kosong dan meja kerja tanpa pemilik.
Temuan itu membuatnya prihatin, sebab dinas ini merupakan garda terdepan dalam pelayanan administrasi pendidikan yang menyangkut kepentingan ribuan guru dan siswa di Malaka.
“Banyak laporan dari guru-guru di pelosok. Mereka datang jauh-jauh untuk urus berkas, tetapi tidak dilayani karena staf tidak ada di tempat. Ini tidak boleh terjadi lagi,” tegas HMS saat sidak kemarin.
Kehadiran Lengkap Bikin Suasana Hidup
Pantauan media pada hari ini, aktivitas di Dinas Pendidikan tampak lebih tertib dan hidup. Pegawai duduk di meja kerja masing-masing, sibuk melayani urusan administrasi yang dibawa oleh para guru dan kepala sekolah. Suasana yang sebelumnya lengang, kini dipenuhi percakapan pelayanan dan ketikan komputer.
Beberapa guru yang datang dari daerah pedalaman juga menyampaikan rasa lega. “Hari ini kami langsung dilayani. Tidak menunggu lama. Semoga ke depan tetap seperti ini,” ujar seorang guru dari Kecamatan Sasitamean.
Efek Sidak Jadi Alarm Disiplin
Kehadiran lengkap ini dianggap sebagai efek langsung dari sidak HMS. Banyak kalangan menilai bahwa langkah tegas Wakil Bupati tersebut menjadi alarm penting agar disiplin kerja ditegakkan, terutama di instansi yang menyangkut pelayanan publik.
Seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya mengaku, sidak kemarin membuat mereka tersadar. “Kami malu karena diketahui langsung oleh Pak Wabup. Hari ini semua hadir, dan saya rasa ke depan akan lebih disiplin lagi,” katanya.
Tegas, Tapi Membina
HMS sendiri menekankan bahwa sidak bukan untuk mempermalukan, melainkan untuk memperbaiki.
“Saya hanya ingin memastikan pelayanan publik berjalan baik. Pegawai ASN dan tenaga kontrak digaji oleh rakyat, jadi sudah seharusnya bekerja untuk rakyat,” ujarnya.
Dengan kehadiran pegawai yang kini lebih tertib, diharapkan pelayanan di Dinas Pendidikan Malaka semakin maksimal, sehingga dunia pendidikan di bumi perbatasan itu bisa berkembang lebih baik.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











