Daerah  

SBS Tegaskan 5 Kapital Sebagai ASN: Loyal pada Aturan Hingga Etika Birokrasi

Screenshot 20250616 115915 Gallery 46042380

RAEBESINEWS.COM – Angin pantai berembus pelan di Cemara Abudenok, Jumat (13/6/2025), saat Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), menyerahkan Surat Keputusan (SK) 80% kepada 477 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Kabupaten Malaka.

Namun, yang lebih bermakna dari sekadar penyerahan SK adalah pesan moral dan profesionalisme yang dilontarkan SBS kepada para abdi negara muda itu.

Baca Juga: Simon Nahak dan Hobi Bagi Sembako Saat Banjir: Beda dengan SBS-HMS yang Bangun Tanggul

Dalam sambutannya, SBS menekankan bahwa menjadi ASN bukan sekadar menerima gaji dan jabatan, tetapi membawa tanggung jawab moral, sosial, dan hukum yang berat.

Sebagai seorang birokrat senior Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah malang-melintang di dunia pemerintahan selama puluhan tahun, SBS berbicara bukan hanya dari teori, tetapi dari pengalaman panjangnya sebagai aparatur negara.

“ASN itu bukan hanya soal kecerdasan, tapi tentang karakter. Ada lima kapital utama yang wajib dimiliki: Loyal, Disiplin, Rajin, Pintar, dan Jujur,” tegas SBS.

Baca Juga: Ans Taolin Apresiasi Pemda Malaka: Ada Kerja Nyata untuk Rakyat

Loyal: Setia pada Aturan, Bukan pada Kekuasaan

Menurut SBS, loyalitas seorang ASN harus tertuju pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan, bukan pada figur atau kekuasaan sesaat.

“Saya ini sudah puluhan tahun jadi birokrat. Kalau hanya setia pada orang, sistem akan rusak. Kita harus setia pada aturan, pada nilai, pada sumpah jabatan,” ujarnya penuh keyakinan.

Dengan nada tegas namun bijak, SBS mengajak para CPNS untuk menanamkan etika loyalitas yang benar sejak dini. Loyal pada negara, loyal pada rakyat, dan loyal pada sistem yang sehat.

Baca Juga: Ans Taolin Apresiasi Pemda Malaka: Ada Kerja Nyata untuk Rakyat

Disiplin: Nafas ASN Sejati

SBS juga menekankan pentingnya disiplin. Baginya, ASN yang hebat bukan yang pintar bicara, tetapi yang datang tepat waktu, kerja sungguh-sungguh, dan menghormati proses administrasi.

“Disiplin itu nafas birokrasi. Kalau ASN tidak disiplin, jangan harap pelayanan publik bisa maksimal,” tegasnya.

Sebagai mantan kepala dinas dan staf khusus gubernur, SBS memahami betul bahwa disiplin adalah barometer kinerja birokrasi. Ia mengaku tidak pernah mentolerir ASN yang bermalas-malasan atau tidak menghargai waktu kerja.

Baca Juga: Disambut Hangat Jemaat, HMS Rayakan Ibadah Hari Minggu di Weliman

Rajin, Pintar, dan Jujur: Pilar Pelayanan Publik

Tiga nilai berikutnya; rajin, pintar, dan jujur, juga disoroti SBS sebagai syarat mutlak keberhasilan ASN. ASN yang rajin akan jadi motor penggerak program pemerintah. ASN yang pintar akan jadi problem solver. Dan ASN yang jujur akan menjadi panutan.

“Saya tidak butuh ASN yang hanya pandai membuat laporan. Saya butuh ASN yang bekerja dari hati, melayani dengan otak, dan hidup dengan kejujuran,” katanya disambut tepuk tangan.

Baca Juga: Verifikasi Berkas PPPK, Ini Kata SBS: SK Bisa Dimanipulasi, Tapi Selaris Gaji Tidak Bisa

Teladan ASN dari Seorang Senior

Sebagai birokrat NTT yang telah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan baik di Kabupaten maupun di Provinsi NTT, staf khusus gubernur NTT dan kini Bupati dua periode, SBS adalah simbol keberhasilan dan integritas.

Nilai-nilai yang ia tanamkan bukan sekadar teori buku pelatihan, tetapi cermin dari perjalanan kariernya yang panjang dan bersih.

Dalam banyak kesempatan, SBS dikenal sebagai pemimpin yang tegas dalam disiplin, namun lembut dalam kepedulian. Ia tidak ragu menegur ASN yang malas, namun juga cepat mengapresiasi yang berprestasi.

Baca Juga: Pemimpin yang Merapikan Dasi: SBS Sosok Teladan dan Ayahnya Orang Malaka

“Saya ingin kalian semua tumbuh jadi ASN yang membanggakan daerah, bukan beban birokrasi. Mulailah dari lima kapital ini. Setialah pada rakyat, dan patuhilah aturan,” pungkasnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *