Daerah  
| Topik :

Pembangunan Jembatan Gantung Numbei Capai 55 Persen, Bukti Komitmen Janji SBS–HMS untuk Rakyat Malaka

Reporter : Frido Umrisu RaebesiEditor: Redaksi
file 000000003c407208be16741c3a287204
Kondisi proyek pembangunan Jembatan Numbei di Kecamatan Malaka Tengah.

RaebesiNews.com – Progres pembangunan Jembatan Gantung Numbei di Desa Kateri, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga awal Maret 2026, pekerjaan fisik telah mencapai 55 persen dan ditargetkan rampung pada Mei 2026.

Jembatan ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Ia menjadi bagian dari komitmen politik yang pernah disampaikan kepada masyarakat—janji kampanye pasangan Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dan Henri Melki Simu (SBS–HMS), yang kini mulai diwujudkan secara nyata.

Sejak awal kepemimpinan, SBS–HMS menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat akan menjadi prioritas. Jembatan Gantung Numbei menjadi salah satu wujud konkret dari komitmen tersebut, terutama untuk memperkuat konektivitas dan membuka akses yang lebih aman bagi warga Desa Kateri dan sekitarnya.

Pelaksana proyek dari CV Solusi Pratama Mandiri, Samsul S, menyampaikan bahwa proses pengerjaan berjalan sesuai rencana.

“Progres pekerjaan saat ini sudah mencapai 55 persen,” ujarnya saat ditemui di lokasi proyek, Senin (2/3/2026).

Ia memastikan target penyelesaian pada Mei 2026 tetap optimistis tercapai.

“Kami kejar sesuai jadwal. Kalau tidak ada hambatan besar, Mei sudah selesai,” katanya.

Antisipasi Cuaca, Tambah Tenaga Kerja

Di lapangan, tantangan utama hanya terjadi saat kondisi banjir. Namun, hal tersebut tidak sampai menghentikan seluruh aktivitas pekerjaan.

“Tidak ada hambatan signifikan, kecuali ketika banjir. Tapi pekerjaan skala kecil tetap kami kerjakan,” jelas Samsul.

Saat ini proyek melibatkan sekitar 20 hingga 25 tenaga kerja. Untuk mempercepat progres, kontraktor berencana menambah jumlah pekerja dalam waktu dekat.

“Minggu depan kami tambah tenaga lagi supaya lebih cepat,” tambahnya.

Infrastruktur untuk Ekonomi dan Pelayanan Publik

Keberadaan Jembatan Gantung Numbei diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan kesehatan dan administrasi publik di Kecamatan Malaka Tengah.

Selama ini, akses di kawasan tersebut kerap terhambat ketika musim hujan tiba. Dengan hadirnya jembatan yang lebih representatif, distribusi hasil pertanian, perjalanan pelajar ke sekolah, hingga akses masyarakat ke pusat layanan pemerintahan akan menjadi lebih aman dan efisien.

Pembangunan ini sekaligus mempertegas arah kebijakan pemerintahan SBS–HMS yang menempatkan pembangunan sebagai proses bertahap dan berkelanjutan, dari yang sebelumnya sulit dijangkau menjadi terbuka dan terhubung.

Proyek Tahun Jamak APBD

Pembangunan Jembatan Gantung Numbei bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dengan pagu anggaran sebesar Rp7.150.000.000. Proyek ini merupakan pekerjaan tahun jamak 2025–2026 dengan kontraktor pelaksana CV Solusi Pratama Mandiri.

Dengan progres yang telah menembus 55 persen, masyarakat Kabupaten Malaka kini menaruh harapan besar agar pembangunan dapat selesai tepat waktu. Lebih dari sekadar jembatan penghubung, Numbei menjadi simbol bahwa janji politik dapat diterjemahkan menjadi kerja nyata, demi memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *