RaebesiNews com – Ketahanan pangan menjadi isu strategis di Kabupaten Malaka. Di era SBS–HMS, pembangunan pertanian diarahkan untuk memastikan ketersediaan pangan dari desa untuk desa. Pendekatan ini memperkuat kemandirian daerah sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar.
Produksi padi, jagung, dan komoditas lokal ditingkatkan melalui perbaikan irigasi dan pendampingan petani. Pemerintah memastikan bahwa setiap musim tanam berjalan optimal. Ketahanan pangan tidak hanya diukur dari produksi, tetapi juga dari akses dan distribusi yang merata.
Lumbung pangan desa kembali dihidupkan sebagai cadangan menghadapi situasi darurat. Tradisi lokal dipadukan dengan manajemen modern agar pangan dapat dikelola secara efektif. Peran desa menjadi sangat penting dalam menjaga stabilitas pangan.
Dengan ketahanan pangan yang kuat, Malaka lebih siap menghadapi tantangan global. Desa menjadi benteng utama, dan petani menjadi pahlawan pangan. Strategi ini menunjukkan bahwa kekuatan daerah terletak pada kemampuan mengelola potensi lokal secara bijak.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









