RaebesiNews.com – Bendung Benenain kembali menegaskan perannya sebagai tulang punggung pertanian Kabupaten Malaka. Dengan jaringan irigasi yang semakin baik, ribuan hektare sawah kini mendapatkan pasokan air lebih stabil, bahkan ketika musim kemarau tiba. Petani di Kobalima, Malaka Tengah, dan Weliman merasakan perubahan besar dalam aktivitas bertani selama satu tahun terakhir.
Perbaikan saluran primer dan sekunder membuat air tidak lagi terbuang percuma seperti sebelumnya. Aliran air yang berhasil mencapai sawah-sawah kecil di pedalaman menjadi bukti keberhasilan kerja kolaboratif antara Dinas PUPR, Dinas Pertanian, dan tokoh masyarakat. Pemerintah juga menambah petugas lapangan untuk memastikan pintu air berfungsi secara teratur.
Bupati SBS menegaskan bahwa irigasi adalah inti dari pembangunan pertanian Malaka. Menurutnya, tanah Malaka sudah sangat subur, tetapi selama ini hanya terkendala air. Dengan perbaikan irigasi, Malaka mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan, baik jagung, padi, maupun hortikultura.
Warga desa penerima manfaat mengatakan bahwa mereka kini lebih bebas menentukan waktu tanam karena tidak lagi sepenuhnya bergantung pada hujan. Hal ini membuat pola produksi pangan lebih teratur dan risiko gagal panen menurun drastis. Bahkan beberapa desa sudah mulai mengembangkan tanaman kedua setelah panen padi.
Dalam jangka panjang, pemerintah menargetkan Malaka menjadi salah satu lumbung pangan di wilayah selatan NTT. Dengan potensi lahan luas yang sebelumnya tidak tergarap maksimal, irigasi Benenain diharapkan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi.
Beberapa kelompok tani berharap pemerintah terus menambah alat berat untuk membersihkan sedimen di beberapa titik sungai agar tidak terjadi penyumbatan ketika hujan deras. Mereka menilai pemeliharaan jangka panjang sangat penting untuk menjaga keberlanjutan irigasi.
Dengan stabilnya aliran air, banyak desa mulai merasakan kehidupan pertanian yang lebih terencana. Selain meningkatkan hasil panen, sistem irigasi Benenain juga membuka peluang usaha baru seperti pembibitan padi, hortikultura, dan peternakan terpadu.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









