RaebesiNews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Luminor Hotel, DKI Jakarta, sejak tanggal 27 hingga 30 Oktober 2025.
Kegiatan ini mengusung tema besar “Penguatan Peran DPRD dalam Penganggaran dan Pengawasan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk Mendorong Pembangunan Berkelanjutan dan Peningkatan Daya Saing serta Sinkronisasi Belanja Daerah Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2025.”
Bimtek ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trisakti. Hadir sebagai narasumber, Wakil Direktur LPPM Universitas Trisakti, Dr. Ar. Maria Immaculata R. W., M.T., yang memaparkan materi mendalam mengenai arah kebijakan pembangunan nasional serta pentingnya harmonisasi antara kebijakan pusat dan daerah dalam konteks APBD.
Sebanyak 25 anggota DPRD Kabupaten Malaka turut hadir dan mengikuti kegiatan ini secara penuh, didampingi oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Malaka bersama sejumlah staf sekretariat.
Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan Bimtek seperti ini memiliki arti strategis dalam meningkatkan kapasitas dan pengetahuan anggota dewan, khususnya dalam menjalankan tiga fungsi utama DPRD yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
“Kegiatan bimbingan teknis ini sangat penting untuk diikuti karena dapat meningkatkan pengetahuan dan kapasitas seluruh anggota DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan pembangunan di daerah. Kami berharap semua anggota mengikuti kegiatan ini sampai selesai agar hasilnya benar-benar maksimal,” ujar Adrianus Bria Seran.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat daerah harus memiliki pemahaman yang kuat terhadap regulasi baru, termasuk Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2025 yang menekankan sinkronisasi belanja daerah dengan prioritas nasional.
Menurutnya, pemahaman yang mendalam terhadap regulasi tersebut akan sangat membantu DPRD dalam memastikan program pembangunan di Kabupaten Malaka berjalan selaras dengan visi pembangunan nasional tanpa mengabaikan kebutuhan lokal.
Dr. Maria Immaculata dalam materinya menyoroti pentingnya pendekatan kolaboratif antara eksekutif dan legislatif. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah bergantung pada sinergi antarlembaga dan keberanian DPRD dalam melakukan fungsi pengawasan secara konstruktif dan solutif.
“Fungsi pengawasan tidak boleh dipahami hanya sebagai bentuk kritik, tetapi juga sebagai upaya membangun tata kelola pemerintahan daerah yang transparan dan akuntabel,” jelasnya.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta Bimtek akan dibekali dengan berbagai topik strategis seperti strategi peningkatan daya saing daerah, tata kelola keuangan publik, serta inovasi kebijakan berbasis hasil (result-based budgeting).
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi DPRD Kabupaten Malaka untuk memperkuat peran dan tanggung jawabnya sebagai mitra sejajar pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Dengan semangat pembelajaran dan kolaborasi, para anggota DPRD Malaka berkomitmen membawa pulang ilmu dan inspirasi baru guna mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












