Bupati Malaka Serukan Persatuan: Jangan Adu Domba Pemimpin!

Screenshot 20250513 075334 ChatGPT 1656103804

RAEBESINEWS.COM – Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran kembali menegaskan pentingnya persatuan antar pemimpin daerah demi kesejahteraan rakyat. 

Dalam sebuah pertemuan dengan jajaran pemerintah dan masyarakat, SBS, sapaan akrabnya, melontarkan pernyataan tegas soal tanggung jawab bersama dalam melayani rakyat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Malaka Apresiasi Pemerintahan SBS HMS Perbaiki Jalan Rusak, Soroti Kondisi Jalan Welaus

“Kita boleh berbeda dalam urusan-urusan tertentu, tapi urus rakyat kita harus bersatu,” ujar SBS, dengan nada yang penuh semangat. Ia menekankan bahwa tidak boleh ada lagi sekat-sekat yang memecah belah pemimpin dan justru menghambat kerja-kerja pembangunan.

SBS juga menyoroti sikap sejumlah oknum yang disebutnya sebagai “provokator pemimpin” yang mencoba mengadu domba. 

“Saya percaya orang-orang itu tidak akan masuk surga. Mereka mewarisi sifat penjajah. Adu domba para pemimpin supaya mereka tidak bisa kerja,” katanya.

Baca Juga: Di Balik Lahan Hortikultura Wakil Ketua DPRD Malaka, Ada Harapan dan Motivasi Untuk Rakyat

Menurutnya, perbedaan politik adalah hal biasa dalam demokrasi, tetapi setelah kontestasi selesai, semua pihak harus memberi kesempatan kepada pemimpin terpilih untuk bekerja demi rakyat. 

“Tunggu pada saatnya kita bertarung lagi. Tapi setelah selesai pertandingan, berikan kesempatan untuk orang lain bekerja. Tidak boleh diganggu,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, SBS juga menyoroti potensi besar Kabupaten Malaka. Ia menyebutkan bahwa dengan musim hujan yang berlangsung hingga delapan bulan, tanah Malaka sangat subur dan menjanjikan bagi pertanian. Karena itu, menurutnya, tidak boleh ada rakyat Malaka yang hidup dalam kelaparan.

Baca Juga: Masyarakat Umakatahan Antusias Sambut Pembentukan Koperasi Merah Putih

“Kalau ada rakyat yang masih lapar, berarti kita semua ini bodoh. Kita semua yang ada di Kabupaten Malaka ini bodoh semua,” ujarnya blak-blakan.

Pernyataan keras ini mencerminkan keprihatinan SBS atas kondisi sosial dan ekonomi rakyat, serta dorongan untuk bangkit bersama memanfaatkan potensi daerah secara maksimal.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung