RaebesiNews.com – Transparansi dalam pemerintahan menjadi sorotan penting, terutama terkait dengan harta kekayaan pejabat publik.
Berikut adalah lima bupati di NTT dengan harta kekayaan terendah berdasarkan LHKPN tahun 2025:
Baca Juga: RSUP Malaka Hadirkan Dokter Saraf: Solusi Cepat Tangani Stroke hingga Epilepsi
1. Iskandar Lakamau – Bupati Alor
Iskandar Lakamau tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp348.050.000, menjadikannya bupati dengan kekayaan terendah di NTT.
Meskipun memimpin Kabupaten Alor yang memiliki luas wilayah mencapai 2.928,56 km², Iskandar dikenal sebagai pemimpin yang sederhana dan kerap turun langsung ke desa-desa terpencil tanpa pengawalan.
2. Atonius Doni Dihen – Bupati Flores Timur
Atonius Doni Dihen melaporkan kekayaan sebesar Rp566.400.000, menempatkannya di posisi kedua terendah dalam daftar ini.
Sebagai pemimpin Kabupaten Flores Timur, ia dikenal menjalankan pemerintahan dengan prinsip kesederhanaan dan fokus pada pelayanan masyarakat.
3. Kanisius Tuaq – Bupati Lembata
Dengan total kekayaan sebesar Rp996.143.518, Kanisius Tuaq berada di posisi ketiga dalam daftar bupati dengan kekayaan terendah di NTT.
Ia memimpin Kabupaten Lembata dan dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat serta aktif dalam kegiatan sosial.
Baca Juga: Dirut PT Jamkrida NTT Ditahan dan Dua Orang Lainnya Ditetapkan TSK Terseret Kasus Dugaan Korupsi Rp 25 Miliar
4. Paulus Sekayu Karugu Limu – Bupati Sumba Tengah
Paulus Sekayu Karugu Limu melaporkan kekayaan sebesar Rp1.258.815.432, menjadikannya bupati dengan kekayaan keempat terendah di NTT.
Sebagai Bupati Sumba Tengah, ia fokus pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerahnya.
5. Yosef Lede – Bupati Kupang
Yosef Lede memiliki kekayaan sebesar Rp1.623.214.008, menempatkannya di posisi kelima dalam daftar ini.
Sebagai Bupati Kupang, ia dikenal sebagai pemimpin yang berkomitmen pada transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan.
Baca Juga: Kades Wekmidar Pimpin Warga Bersihkan Bahu Jalan: Komitmen Jaga Kebersihan Desa
Laporan harta kekayaan ini menunjukkan komitmen para bupati di NTT terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Meskipun memiliki kekayaan yang relatif rendah, mereka tetap fokus pada pelayanan publik dan pembangunan daerah.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












