Daerah  

HMS ke Wewiku: Bangun Pertanian, Bentuk Kelompok Tani dan Gotong Royong

Screenshot 20250525 153529 WhatsApp 2527859877

RAEBESINEWS.COM – Hari Minggu bukan penghalang bagi Henri Melki Simu (HMS), Wakil Bupati Malaka, untuk tetap turun ke lapangan.

Di tengah terik matahari dan debu tanah kering, HMS menyambangi para petani di kawasan Translok Uluklubuk, Desa Weoe, Kecamatan Wewiku.

Didampingi tokoh masyarakat Wewiku, Edu Klau alias Ribut, pertemuan berlangsung tanpa protokoler, melainkan dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan.

Baca Juga: Henri Melki Simu: Wakil Bupati Malaka yang Tetap Pelayan di Rumah Tuhan

HMS yang dikenal dekat dengan rakyat, mendengar langsung keluhan dan harapan petani. Ia menegaskan pentingnya pembentukan kelompok tani sebagai wadah kerja sama dan syarat utama untuk memudahkan bantuan dari pemerintah.

“Kelompok baru mau dibentuk, kami bahas untuk segera buat kelompok biar pemerintah bisa bantu. Manfaatkan lahan tidur biar kita bisa berkelimpahan pangan dan tidak kelaparan di tanah yang subur ini,” kata Henri Melki Simu di hadapan para petani.

Wewiku dikenal sebagai wilayah agraris yang kaya potensi, namun belum semua lahannya digarap optimal. HMS yang juga hobi bertani menekankan bahwa kelompok tani bukan sekadar administrasi, tetapi juga sarana gotong royong, bertukar ilmu, dan memperjuangkan kepentingan bersama.

Baca Juga: Di Era SBS HMS, Kepala BBWS NT II Turun Langsung Atasi Krisis Tanggul di Malaka

Potensi Pertanian Malaka Masih Luas

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Malaka dan beberapa pemberitaan media:

Produksi padi Malaka tahun 2024 mencapai 5.860 ton/hektare.

Dinas Pertanian Malaka telah menyiapkan benih dan lahan gratis untuk musim tanam 2024–2025.

BBWS Nusa Tenggara II memastikan seluruh petani di Malaka, termasuk Wewiku, mendapat aliran air irigasi yang cukup.

Baca Juga: Abaikan Instruksi Bupati SBS, Jalan Usaha Tani Hilang ditutup Semak, Kades Weulun: Itu Hal Wajar
Ini memperlihatkan bahwa Kabupaten Malaka tidak mengandalkan tadah hujan, tetapi telah membangun sistem irigasi melalui Bendung Benenain yang menopang produksi pangan.

Menuju Malaka Mandiri Pangan

Dengan membentuk kelompok tani, membuka lahan tidur, dan memanfaatkan sistem irigasi yang tersedia, HMS berharap Wewiku bisa menjadi lumbung pangan yang kuat.

“Tanah kita subur, air ada, tinggal kemauan kita. Pemerintah siap bantu asal kita bersatu,” tutup HMS.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *