RAEBESINEWS.COM – Hari Minggu bukan penghalang bagi Henri Melki Simu (HMS), Wakil Bupati Malaka, untuk tetap turun ke lapangan.
Di tengah terik matahari dan debu tanah kering, HMS menyambangi para petani di kawasan Translok Uluklubuk, Desa Weoe, Kecamatan Wewiku.
Didampingi tokoh masyarakat Wewiku, Edu Klau alias Ribut, pertemuan berlangsung tanpa protokoler, melainkan dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan.
Baca Juga: Henri Melki Simu: Wakil Bupati Malaka yang Tetap Pelayan di Rumah Tuhan
HMS yang dikenal dekat dengan rakyat, mendengar langsung keluhan dan harapan petani. Ia menegaskan pentingnya pembentukan kelompok tani sebagai wadah kerja sama dan syarat utama untuk memudahkan bantuan dari pemerintah.
“Kelompok baru mau dibentuk, kami bahas untuk segera buat kelompok biar pemerintah bisa bantu. Manfaatkan lahan tidur biar kita bisa berkelimpahan pangan dan tidak kelaparan di tanah yang subur ini,” kata Henri Melki Simu di hadapan para petani.
Wewiku dikenal sebagai wilayah agraris yang kaya potensi, namun belum semua lahannya digarap optimal. HMS yang juga hobi bertani menekankan bahwa kelompok tani bukan sekadar administrasi, tetapi juga sarana gotong royong, bertukar ilmu, dan memperjuangkan kepentingan bersama.
Baca Juga: Di Era SBS HMS, Kepala BBWS NT II Turun Langsung Atasi Krisis Tanggul di Malaka
Potensi Pertanian Malaka Masih Luas
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Malaka dan beberapa pemberitaan media:
Produksi padi Malaka tahun 2024 mencapai 5.860 ton/hektare.
Dinas Pertanian Malaka telah menyiapkan benih dan lahan gratis untuk musim tanam 2024–2025.
BBWS Nusa Tenggara II memastikan seluruh petani di Malaka, termasuk Wewiku, mendapat aliran air irigasi yang cukup.
Baca Juga: Abaikan Instruksi Bupati SBS, Jalan Usaha Tani Hilang ditutup Semak, Kades Weulun: Itu Hal Wajar
Ini memperlihatkan bahwa Kabupaten Malaka tidak mengandalkan tadah hujan, tetapi telah membangun sistem irigasi melalui Bendung Benenain yang menopang produksi pangan.
Menuju Malaka Mandiri Pangan
Dengan membentuk kelompok tani, membuka lahan tidur, dan memanfaatkan sistem irigasi yang tersedia, HMS berharap Wewiku bisa menjadi lumbung pangan yang kuat.
“Tanah kita subur, air ada, tinggal kemauan kita. Pemerintah siap bantu asal kita bersatu,” tutup HMS.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









