RaebesiNews.com – Seorang pemuda asal Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan mengalami kesulitan setelah diduga menjadi korban penipuan perusahaan penyalur tenaga kerja PT. ARI.
Pemuda tersebut bernama Yansenius Klau, lahir di Webriamata pada 18 Juli 2007. Ia berangkat ke Medan, Sumatera Utara, pada 13 Juli 2025 setelah menerima tawaran pekerjaan dari agen perusahaan tersebut.
Setibanya di Medan, Yansen ditempatkan di salah satu pabrik. Namun pekerjaan yang diberikan tidak sesuai dengan yang dijanjikan sebelumnya. Ia kemudian mengeluh ingin pulang ke Malaka dan dilaporkan mengalami sakit.
Pemda Malaka Lakukan Koordinasi
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Malaka, Maria Florentia Bere Tay, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan PT. ARI terkait kondisi Yansen.
“Kami sudah konfirmasi dengan kepala cabang PT. ARI. Info terkini, anak ini sekarang sudah ada di yayasan dan siap dipulangkan ke Malaka,” ujar Maria Florentia kepada RaebesiNews.com, Rabu (01/09/2025).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihak perusahaan akan diminta memberikan klarifikasi.
“Esok pagi kepala cabangnya sudah kami panggil untuk klarifikasi, termasuk tanggung jawab biaya kesehatan dan biaya kepulangan anak ini sampai di Malaka,” tambahnya.
Kondisi Korban Stabil
Menurut Plh. Kadis Nakertrans, kondisi Yansen saat ini dilaporkan dalam keadaan baik dan menunggu proses pemulangan ke Malaka.
Pemerintah Kabupaten Malaka menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga proses pemulangan selesai dilakukan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












