Tenaga Kerja Asal Malaka Diduga Alami Penipuan Perusahaan Penyalur, Pemkab Malaka Respon Cepat Siap Dipulangkan

Screenshot 2025 10 01 13 08 58 55 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7 426590660

RaebesiNews.com – Seorang pemuda asal Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan mengalami kesulitan setelah diduga menjadi korban penipuan perusahaan penyalur tenaga kerja PT. ARI.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Pemuda tersebut bernama Yansenius Klau, lahir di Webriamata pada 18 Juli 2007. Ia berangkat ke Medan, Sumatera Utara, pada 13 Juli 2025 setelah menerima tawaran pekerjaan dari agen perusahaan tersebut.

Setibanya di Medan, Yansen ditempatkan di salah satu pabrik. Namun pekerjaan yang diberikan tidak sesuai dengan yang dijanjikan sebelumnya. Ia kemudian mengeluh ingin pulang ke Malaka dan dilaporkan mengalami sakit.

Pemda Malaka Lakukan Koordinasi

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Malaka, Maria Florentia Bere Tay, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan PT. ARI terkait kondisi Yansen.

“Kami sudah konfirmasi dengan kepala cabang PT. ARI. Info terkini, anak ini sekarang sudah ada di yayasan dan siap dipulangkan ke Malaka,” ujar Maria Florentia kepada RaebesiNews.com, Rabu (01/09/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihak perusahaan akan diminta memberikan klarifikasi.

“Esok pagi kepala cabangnya sudah kami panggil untuk klarifikasi, termasuk tanggung jawab biaya kesehatan dan biaya kepulangan anak ini sampai di Malaka,” tambahnya.

Kondisi Korban Stabil

Menurut Plh. Kadis Nakertrans, kondisi Yansen saat ini dilaporkan dalam keadaan baik dan menunggu proses pemulangan ke Malaka.

Pemerintah Kabupaten Malaka menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga proses pemulangan selesai dilakukan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung