RAEBESINEWS.COM – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dipastikan akan menggelar kongres pada Juli 2025 mendatang di Kota Solo, dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum baru. Ketua Umum PSI saat ini, Kaesang Pangarep, mengonfirmasi bahwa persiapan menuju kongres sudah dimulai.
“Kongres rencananya digelar di Solo, insyaallah. Karena dekat dengan rumah juga,” ujar Kaesang sambil berseloroh saat ditemui di Loji Gandrung, Solo, Sabtu (12/4)
Pemilihan Ketua Umum PSI Gunakan Sistem One Man One Vote
Baca Juga: Tenaga Honorer Tak Perlu Cemas, Pemerintah Jamin Pengangkatan PPPK Paling Lambat Oktober
Kaesang menjelaskan bahwa pemilihan Ketua Umum PSI akan dilakukan secara terbuka, dengan menggunakan sistem one man one vote, yang berarti setiap anggota partai memiliki hak suara dalam menentukan pemimpin mereka.
“Harapannya semua berjalan lancar dan sehat. Semua anggota boleh mendaftar jadi calon Ketua Umum,” ungkap Kaesang.
Empat Nama Muncul dalam Bursa Calon Ketua Umum PSI
Baca Juga: H-2 Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Tahap 2, Ternyata Penentu Kelulusan Bukan Hanya Nilai
Menjelang kongres pertama PSI ini, mulai bermunculan sejumlah nama yang diusulkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari berbagai daerah. Berikut empat nama yang masuk dalam radar calon Ketua Umum PSI:
1. Joko Widodo (Jokowi) – Diusulkan oleh DPW PSI DKI Jakarta.
2. Kaesang Pangarep – Diusulkan oleh DPW PSI Jawa Barat.
3. Agus Herlambang – Juru Bicara PSI, juga diusulkan oleh DPW Jawa Barat.
4. Isyana Bagoes Oka – Anggota Dewan Pembina PSI, diusulkan oleh DPW PSI Bali.
Respons Para Kandidat Potensial
Isyana Bagoes Oka menyampaikan apresiasi atas dukungan DPW Bali, namun belum menyatakan secara tegas apakah akan maju sebagai calon ketua umum.
Baca Juga: Pemprov NTT Lakukan Rotasi Besar, 15 Pejabat Eselon II Resmi Dilantik
“Itu kan bentuk kepercayaan, saya berterima kasih. Tapi kita lihat dulu prosesnya. Waktu pendaftaran masih sampai akhir Mei,” ujarnya saat ditemui di kantor Kemendukbangga, Jakarta Timur, Senin (19/5).
Ia juga menekankan pentingnya sistem demokratis dalam proses pemilihan, mengingat semua anggota memiliki suara yang sama.
“Yang terpenting, setiap anggota PSI memiliki suara. Tentu akan ada persyaratan untuk bisa maju, kita lihat dinamika dari DPW lain juga,” tambah Isyana.
Proses Dinamis Menjelang Kongres PSI 2025
Proses pendaftaran calon Ketua Umum PSI masih berlangsung hingga akhir Mei 2025, dan baru beberapa DPW yang menyampaikan usulan nama. Dinamika internal partai diprediksi akan terus berkembang menjelang kongres.
Kongres PSI 2025 ini menjadi sorotan publik, terutama karena potensi keterlibatan tokoh nasional seperti Presiden ke-7 RI Joko Widodo serta putranya, Kaesang Pangarep.
Situasi ini berpotensi membawa pengaruh besar terhadap arah baru PSI di kancah politik nasional.*
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





