Tersentuh Teriakan Anak-Anak, Prabowo Percepat Target Program Makan Bergizi Gratis

IMG 20250724 WA0044 2916729932

RAEBESINEWS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya untuk memperluas cakupan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional. 

Dalam pidatonya saat menghadiri Hari Lahir ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center, Rabu malam (23/7), Prabowo mengungkapkan pengalaman emosional saat melihat langsung antusiasme anak-anak terhadap program ini.

Prabowo menceritakan bahwa saat melakukan kunjungan dari Solo ke Klaten, ia melihat anak-anak sekolah berdiri di pinggir jalan sambil berteriak meminta program makan bergizi.

Baca Juga: Hadapi AS yang Keras, Prabowo: Tugas Saya Lindungi Pekerja Indonesia

“Anak-anak teriak: ‘Pak, makan bergizi, Pak!’ Saya tanya, ‘sudah sekolahmu?’ Mereka jawab: ‘Belum, Pak.’ Tersentak hati saya,” ujarnya.

Hingga saat ini, jumlah penerima manfaat program MBG mencapai 6,7 juta anak. Namun, Prabowo menargetkan percepatan signifikan dalam implementasinya.

“Saya bilang sabar. Tapi saya juga perintahkan untuk percepat. Mereka lapor ke saya, kemungkinan besar bisa capai 20 juta penerima manfaat sebelum 17 Agustus,” katanya.

Baca Juga: Harlah ke-27 PKB: Prabowo Puji Suntikan Keberanian dari NU dan Rakyat Kecil

Pemerintah menargetkan sebanyak 82,9 juta anak menjadi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis pada akhir Desember 2025.

Prabowo juga menekankan bahwa pengelolaan dana negara untuk program ini tidak bisa dilakukan sembarangan, dan perlu pelatihan bagi para pengurus dapur agar program berjalan dengan efisien dan akuntabel.

Program ini bahkan menjadi sorotan di kancah internasional. Prabowo menyebut bahwa sejumlah pemimpin dunia tertarik mempelajari bagaimana Indonesia mampu menjalankan program skala besar dalam waktu cepat.

Baca Juga: Menanda Putra Duta, Putra Pulau Terpencil Raih Adhi Makayasa AAL dan Dilantik Presiden Prabowo

“Menurut mantan Presiden Brasil, mereka butuh 11 tahun untuk capai 40 juta anak. Kita di Indonesia menargetkan 82,9 juta hanya dalam satu tahun,” tegasnya.

 

Kendati demikian, Presiden mengingatkan bahwa keberhasilan program ini harus dibuktikan di lapangan. Ia pun membuka ruang untuk dievaluasi publik di akhir tahun.

“Mungkin akhir Desember atau awal Januari, mohon PKB undang saya lagi, supaya apa yang saya bicara hari ini saudara bisa tagih,” tutup Prabowo.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *