RAEBESINEWS.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengajak sektor swasta dari dalam maupun luar negeri untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan Infrastruktur Nasional.
Ajakan ini disampaikan dalam pidato penutupan Konferensi Internasional Infrastruktur 2025 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Kamis (12/6).
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa keterlibatan sektor swasta sangat penting guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan efisiensi anggaran negara.
Baca Juga: Prabowo: Hakim Tak Boleh Bisa Dibeli, Gaji Mereka Harus Layak
Ia menilai pelaku usaha swasta, khususnya dari luar negeri, memiliki keunggulan dalam hal teknologi, efisiensi, dan kecepatan kerja dibanding beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kerap dianggap lamban dan boros.
“Saya mengundang sektor swasta dari dalam dan luar negeri untuk ikut membangun infrastruktur kita sebesar-besarnya,” ujar Prabowo.
Presiden menambahkan, pemerintah akan menjamin terciptanya iklim investasi yang kondusif, transparan, dan efisien agar investor merasa nyaman dan tertarik menanamkan modalnya di Indonesia.
Baca Juga: Prabowo Naikkan Gaji Hakim hingga 280%, Soroti Hakim yang Bebaskan Koruptor
“Pemerintah harus mempermudah pekerjaan mereka. Jangan dipersulit. Kita ingin memberikan kenyamanan dan kepastian hukum bagi investor,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung keberadaan Danantara, lembaga investasi milik negara yang siap menjadi mitra strategis dalam berbagai proyek infrastruktur.
Menurutnya, Danantara akan memberikan kontribusi nyata dalam bentuk penyertaan modal riil, bukan sekadar kepemilikan saham kosong.
Baca Juga: Suara Bergetar, Prabowo Sampaikan Pesan Haru tentang Keadilan di Hadapan Para Hakim MA
“Kalau kita undang kerja sama dengan swasta atau asing, kita akan ikut dengan dana nyata. Danantara siap ikut investasi, bukan cuma bicara. Ini akan memberi rasa aman bagi mitra-mitra internasional,” jelasnya.
Dengan kebijakan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sudah diterapkan sejak awal masa kepemimpinannya, Prabowo optimistis ruang fiskal Indonesia kini jauh lebih sehat dan siap mendukung pembangunan berskala besar.
“Kita sekarang berada di ambang transformasi besar. Ini saatnya kolaborasi nyata antara pemerintah dan swasta dalam membangun negeri,” tandasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





