RAEBESINEWS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan ekonomi pemerintahannya menempatkan tiga pilar penting, yakni Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sektor swasta, dan koperasi.
Ketiganya, kata Prabowo, harus berjalan selaras dengan prinsip keadilan dan efisiensi.
“Swasta yang kuat silakan, UMKM yang sudah jalan monggo, BUMN yang benar kerja. Jangan jadi sumber korupsi, dan koperasi akan bangkit,” ujar Prabowo saat berbincang dengan media di Hambalang, Sabtu (6/9).
Baca Juga: Di Hadapan Media, Prabowo Tegaskan Warga Harus Waspada Provokator
Prabowo menjelaskan, koperasi akan difungsikan untuk menjawab kebutuhan rakyat kecil melalui sistem distribusi yang adil serta efisien.
Sementara BUMN dituntut menjalankan peran strategis dengan tata kelola yang bersih, dan sektor swasta diberikan ruang berkembang.
Ia menilai, paradigma lama yang memandang koperasi sebagai sektor lemah perlu diubah.
Baca Juga: Usulan Tim Investigasi Dianggap Masuk Akal, Prabowo: Tarik TNI dari Sipil Belum Tentu
Pemerintah, lanjut Prabowo, akan mendorong gerakan koperasi nyata yang dimulai dari desa sebagai bagian dari rantai produksi nasional.
“Selama ini koperasi dianggap tidak kuat. Kita akan melancarkan gerakan koperasi yang nyata, membangun rantai produksi dari desa. Ini akan menjadi salah satu faktor kebangkitan ekonomi, terutama untuk menyalurkan kebutuhan rakyat seefisien mungkin, tanpa pemotongan atau markup yang merugikan,” tegasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





