RAEBESINEWS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menanggapi isu yang menyebut dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dikuasai anggota DPRD di sejumlah daerah.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan kabar tersebut tidak benar.
Menurut Dadan, pengelolaan dapur MBG bersifat terbuka dan dapat diikuti siapa pun yang ingin bermitra dengan pemerintah.
Baca Juga: Guru dan Relawan Posyandu Masuk Daftar Penerima MBG, Begini Kata BGN
“(Mitra dapur MBG) terbuka untuk semua pihak,” ujar Dadan, Minggu (14/9/2025).
Program MBG merupakan salah satu prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Hingga akhir Agustus lalu, jumlah penerima manfaat telah mencapai 23 juta orang, termasuk ibu hamil.
Baca Juga: Reshuffle Kabinet: Prabowo Titip Surat Khusus ke 5 Menteri yang Digantikan, Begini Isinya
Selain itu, dapur MBG juga terus bertambah. Saat ini sudah beroperasi sekitar 6.610 dapur di berbagai wilayah, masing-masing melibatkan sekitar 50 pekerja.
Presiden Prabowo menargetkan program ini mampu menjangkau hingga 82,9 juta penerima manfaat pada akhir 2025.
Pemerintah pun menyiapkan anggaran besar untuk mendukung program tersebut.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tiba di Bali, Tinjau Lokasi Banjir
“Tahun ini kita anggarkan Rp171 triliun untuk desa. Tahun depan Rp335 triliun, Rp330 triliun itu masuk ke semua desa. Ini program yang dilirik dunia,” kata Prabowo.
Dengan dukungan anggaran dan jangkauan yang masif, pemerintah memastikan MBG akan hadir hingga ke tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten di seluruh Indonesia.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





