Dana Darurat Daerah Hampir Habis, Respons Presiden Prabowo di Aceh Bikin Ruangan Hening

Screenshot 20251209 204705 Gallery 207174065

RAEBESINEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto bermalam di Aceh untuk memimpin rapat terbatas penanganan bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam rapat yang berlangsung hingga Minggu (7/12) malam, Presiden mengambil keputusan cepat dengan menambah dukungan anggaran bagi daerah yang terdampak.

Presiden memutuskan memberikan Rp4 miliar untuk masing-masing dari 52 kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut.

Baca Juga: Bermalam di Aceh, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana: “Saya Monitor Terus”

Dana tambahan ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, terutama popok bayi dan pembalut perempuan dua kebutuhan krusial yang tidak dapat dibiayai melalui belanja daerah.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melaporkan kepada Presiden bahwa belanja tidak terduga (BTT) banyak daerah sudah hampir habis karena bencana terjadi menjelang akhir tahun anggaran.

Beberapa kabupaten/kota bahkan hanya menyisakan anggaran darurat Rp75 juta hingga Rp300 juta, jauh dari cukup untuk merespons kondisi di lapangan.

Baca Juga: Kereta Khusus Petani dan Pedagang Mulai Beroperasi, Pemerataan Ekonomi di Banten Semakin Kuat

Meski pemerintah pusat telah menyalurkan bantuan pangan, BBM, dan beras dalam jumlah besar, Tito menegaskan bahwa kebutuhan harian khusus perempuan dan bayi tidak dapat dicover oleh pemda.

“Biasanya yang kita temukan di lapangan adalah pampers bayi, pembalut perempuan, dan lainnya. Itu yang paling sering diminta masyarakat,” ujar Tito.

Ia menambahkan bahwa beberapa provinsi di luar Sumatra memang sudah menyalurkan bantuan antardaerah hingga Rp34 miliar, termasuk Rp3 miliar untuk Lhokseumawe. Namun kondisi fiskal daerah tetap sangat terbatas.

Baca Juga: Momen Langka: Prabowo Makan Masakan Warga Pengungsian, Responsnya Mengejutkan

Karena itu, Tito mengusulkan agar pemerintah pusat menambah dukungan dana sebesar Rp2 miliar per kabupaten/kota.

 

Mendengar laporan tersebut, Prabowo langsung merespons. Saat Tito menyebut usulan Rp2 miliar per kabupaten/kota, Presiden menegaskan akan memberikan dukungan yang lebih besar.

“Pak Mendagri, Anda minta Rp2 miliar per kabupaten? Saya kasih Rp4 miliar,” tegas Prabowo.

Keputusan ini langsung disambut para kepala daerah yang hadir dalam rapat.

Baca Juga: Bencana Sumatera, Prabowo Ungkap Fakta Mengejutkan soal 200 Helikopter Baru

Selain dukungan untuk kabupaten/kota, Prabowo juga memerintahkan agar alokasi khusus untuk pemerintah provinsi dihitung terpisah berdasarkan tingkat kerusakan.

“Untuk provinsi, dihitung mana yang paling berat. Kirim Rp20 miliar. Nanti Sumatera Utara berapa, nanti gubernurnya ketemu saya,” kata Prabowo.

Dalam rapat tersebut, Prabowo kembali menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak akan membiarkan pemerintah daerah bekerja sendiri dalam penanganan bencana.

Baca Juga: Di Balik Rencana Rehabilitasi 100 Hari: Seberapa Siap Pemerintah Pulihkan Sumatera?

“Kalian panglima-panglima terdepan. Kalian yang bekerja keras untuk rakyat. Yang bisa saya lakukan adalah memberi dukungan supaya kalian tidak ragu-ragu,” ujar Presiden.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *