RAEBESINEWS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle kabinet untuk periode 2024–2029.
Pada Senin, 8 September 2025, sejumlah menteri diganti dan satu kementerian baru dibentuk.
Meski demikian, dua posisi penting yakni Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) masih belum terisi.
Baca Juga: Aksi Pembakaran Fasilitas Publik Ancam Nyawa, Prabowo Minta Aparat Proporsional
Reshuffle kedua ini disebut sebagai langkah konsolidasi pemerintahan untuk memperkuat birokrasi, meningkatkan efisiensi, sekaligus mempercepat pelayanan publik.
Susunan Lengkap Menteri Kabinet Prabowo–Gibran 2025
Menteri Koordinator
1. Yusril Ihza Mahendra – Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
2. Airlangga Hartarto – Menko Perekonomian
3. Pratikno – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Baca Juga: Kebijakan Ekonomi Prabowo: Tiga Pilar Ini Akan Jadi Penopang Indonesia Maju
4. (Kosong) – Menko Politik dan Keamanan
5. Agus Harimurti Yudhoyono – Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
6. Zulkifli Hasan – Menko Pangan
Baca Juga: Di Hadapan Media, Prabowo Tegaskan Warga Harus Waspada Provokator
7. Abdul Muhaimin Iskandar – Menko Pemberdayaan Masyarakat
Menteri dan Pejabat Setingkat Menteri
8. Prasetyo Hadi – Menteri Sekretaris Negara
9. Sjafrie Sjamsoeddin – Menteri Pertahanan
10. Tito Karnavian – Menteri Dalam Negeri
11. Sugiono – Menteri Luar Negeri
Baca Juga: Respon Tegas Prabowo soal Usulan Rakyat: Mana Masuk Akal, Mana Perlu Diperdebatkan
12. Nasaruddin Umar – Menteri Agama
13. Supratman Andi Agtas – Menteri Hukum
14. Natalius Pigai – Menteri HAM
15. Agus Andrianto – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
16. Purbaya Yudhi Sadewa – Menteri Keuangan
Baca Juga: Prabowo Ungkap Rahasia Ekonomi RI Tak Goyah Meski Diguncang Kerusuhan
17. Abdul Mu’ti – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
18. Brian Yuliarto – Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi
19. Fadli Zon – Menteri Kebudayaan
20. Budi Gunadi Sadikin – Menteri Kesehatan
Baca Juga: Respon Tegas Prabowo soal Usulan Rakyat: Mana Masuk Akal, Mana Perlu Diperdebatkan
21. Saifullah Yusuf – Menteri Sosial
22. Yassierli – Menteri Ketenagakerjaan
23. Mukhtarudin – Menteri Perlindungan Pekerja Migran
24. Agus Gumiwang Kartasasmita – Menteri Perindustrian
Baca Juga: Respon Tegas Prabowo soal Usulan Rakyat: Mana Masuk Akal, Mana Perlu Diperdebatkan
25. Budi Santoso – Menteri Perdagangan
26. Bahlil Lahadalia – Menteri ESDM
27. Raden Dodi Hanggodo – Menteri Pekerjaan Umum
28. Maruarar Sirait – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman
29. Yandri Susanto – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
30. Iftitah Suryanegara – Menteri Transmigrasi
31. Dody Purwagandhi – Menteri Perhubungan
Baca Juga: Satlinmas Diminta Aktif Jaga Lingkungan, Instruksi Mendagri Tito Jadi Sorotan
32. Meutya Hafid – Menteri Komunikasi dan Digital
33. Amran Sulaiman – Menteri Pertanian
34. Raja Juli Antoni – Menteri Kehutanan
35. Sakti Wahyu Trenggono – Menteri Kelautan dan Perikanan
Baca Juga: Prabowo Ungkap Cara Hadapi Tantangan Bangsa: Tanpa Kekerasan, Tanpa Hasutan
36. Nusron Wahid – Menteri Agraria dan Tata Ruang
37. Rachmat Pambudy – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional
38. Rini Widiantini – Menteri PAN-RB
39. Erick Thohir – Menteri BUMN
40. Wihaji – Menteri Kependudukan dan BKKBN
41. Hanif Faisol – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH
Baca Juga: DPR Hentikan Gaji dan Tunjangan Anggota yang Dinonaktifkan Parpol
42. Rosan Roeslani – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM
43. Ferry Juliantono – Menteri Koperasi
44. Maman Abdurrahman – Menteri UMKM
45. Widianti Putri – Menteri Pariwisata
Baca Juga: Gelombang Penolakan PTDH Kompol Kosmas, Suara Rakyat Flores Menggema di Jakarta
46. Teuku Riefky Harsya – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Bekraf
47. Arifatul Choiri Fauzi – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
48. (Kosong) – Menteri Pemuda dan Olahraga
49. Mochamad Irfan Yusuf – Menteri Haji dan Umrah
Wakil Menteri
- Dahnil Anzar Simanjuntak – Wakil Menteri Haji dan Umrah
Fokus Pemerintahan Prabowo–Gibran
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa perombakan kabinet kali ini bertujuan untuk:
- Memperkuat konsolidasi pemerintahan
- Meningkatkan efisiensi birokrasi
- Mengoptimalkan pelayanan publik
Dengan susunan terbaru ini, Kabinet Prabowo–Gibran diharapkan dapat menjawab tantangan pembangunan nasional sekaligus mempercepat program prioritas pemerintah.***
Baca Juga: Prabowo dan Putin Gelar Pertemuan Tertutup di Beijing, Apa yang Dibahas?
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





