3 Misi Besar dari Prabowo untuk Polri: Salah Satunya Terkait Kapal Selam Kartel Narkoba!

IMG 20251029 WA0037 432803212

RAEBESINEWS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan tiga prioritas utama bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan penegakan hukum nasional, yakni pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan judi online.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam sambutannya pada acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10).

Prabowo menekankan pentingnya pengawasan ketat di pintu-pintu masuk, seperti pelabuhan dan perbatasan, untuk mencegah masuknya barang ilegal ke Indonesia.

Baca Juga: Uang Hasil Sitaan Rp13 Triliun hingga Rp29 Triliun Akan Dibelanjakan untuk Sekolah dan Beasiswa

“Kita mau cegah penyelundupan narkotika lewat sampan-sampan di ribuan wilayah tikus,” tegas Prabowo.

Presiden juga mengungkapkan kekhawatiran atas modus baru yang digunakan jaringan internasional dalam mengedarkan narkoba. 

Menurutnya, kartel narkoba kini bahkan menggunakan kapal selam untuk mengirim barang haram tersebut.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Begini Cara Prabowo Menyikapi Fitnah dan Kritik Tajam

“Sekarang ada modus si kartel-kartel narkoba punya kapal selam, saudara-saudara. Mereka punya kapal selam,” ungkapnya.

Prabowo meminta agar Polri tetap menjadi garda terdepan dalam melindungi rakyat dari berbagai bentuk kejahatan, termasuk narkoba dan judi online.

Ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga serta kerja sama yang solid antara Polri, TNI, Bea Cukai, dan instansi lain.

Baca Juga: Pesan Tegas Prabowo: Demokrasi Boleh Berbeda, Bangsa Harus Tetap Satu

“Polisi harus lebih sigap, bekerja sama dengan TNI dan semua lembaga. Jangan ego sektoral. Loyalitas korps jangan berlebihan, kita satu korps Merah Putih, korps NKRI,” ujar Prabowo.

 

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan seluruh jajaran atas capaian besar Polri dalam memberantas peredaran narkoba.

Pemusnahan narkoba kali ini menjadi simbol dari satu tahun kebijakan nyata di bawah pemerintahan Prabowo Subianto.

Baca Juga: Di Panggung KTT ASEAN, Trump Lempar Pujian Tak Terduga untuk Prabowo dan ASEAN

Sepanjang Oktober 2024 hingga Oktober 2025, Polri berhasil:

1. Menyita 214,84 ton narkotika senilai Rp29,37 triliun.

2. Menangkap 65.572 tersangka dari 49.306 kasus.

3. Mengungkap 22 kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan aset senilai Rp221,38 miliar.

Barang bukti yang dimusnahkan pada acara tersebut mencapai 2,1 ton narkotika berbagai jenis, hasil kerja kolaboratif antara Polri, BNN, Bea Cukai, Kejaksaan, dan PPATK.

Baca Juga: Prabowo Sahkan Timor Leste Jadi Anggota ke-11 ASEAN di KTT ke-47 Kuala Lumpur

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain:

Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Kepala BNN Suyudi Ario Seto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta jajaran menteri kabinet lainnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *