RaebesiNews.com – Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), menegaskan bahwa sektor peternakan di Kabupaten Malaka menyimpan potensi besar yang dapat menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri kontes sapi di Pantai Motadikin, Sabtu (16/08/2025), dalam rangka menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, HMS mengaku kagum melihat kualitas sapi yang dimiliki para peternak lokal.
“Saya kaget, ternyata sapi-sapi di Kabupaten Malaka sangat bagus dan berkualitas, tidak kalah dengan daerah lain di NTT. Umurnya masih muda, tapi bobotnya sudah luar biasa. Ini bukti bahwa Malaka punya potensi besar di bidang peternakan,” ujar HMS.
Antusias Peternak Tinggi
Tercatat, sebanyak 25 ekor sapi didaftarkan untuk mengikuti kontes. Namun, hanya 15 ekor yang hadir di arena lomba. Menurut HMS, hal ini wajar karena kegiatan tersebut baru pertama kali digelar.
Ia optimistis, ke depan acara serupa akan semakin meriah dan melibatkan lebih banyak peternak.
“Menurut saya ini sudah luar biasa. Dalam waktu singkat kita bisa menggelar kegiatan ini, dan antusias peternak sungguh tinggi. Ke depan kita evaluasi, supaya lebih meriah lagi,” tambahnya.
Perlu Sosialisasi dan Pembinaan
Lebih lanjut, HMS menekankan perlunya sosialisasi dan pendampingan intensif bagi masyarakat agar mereka lebih giat dalam mengembangkan usaha ternak.
Ia menilai, jika ada dukungan yang terstruktur, Malaka bukan hanya bisa memenuhi kebutuhan daging di tingkat lokal, tetapi juga menjadi salah satu pemasok penting di Nusa Tenggara Timur.
“Kalau peternak kita disosialisasi dan dibimbing, saya yakin Malaka bisa jadi sentra sapi unggulan. Ini bukan mimpi, karena buktinya sudah ada di depan mata,” tegasnya.
Potensi Ekonomi Malaka
Kabupaten Malaka sendiri dikenal memiliki padang rumput yang luas serta sistem irigasi dari Bendung Benenai yang menopang pertanian sekaligus peternakan.
Kombinasi ini membuat Malaka sangat layak dikembangkan sebagai daerah basis ternak sapi.
Dengan semangat HUT ke-80 RI, HMS berharap kegiatan seperti kontes sapi bisa terus digalakkan, tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai ruang apresiasi bagi peternak lokal untuk menunjukkan hasil kerja keras mereka.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









