RaebesiNews.com – Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Komisi Daerah Lanjut Usia se-Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2025 yang digelar di Aula Sasando, Kantor Gubernur NTT di Kupang, pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Kegiatan ini mengusung tema “Menuju Lansia SMART: Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat” dan turut dihadiri seluruh Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota dari berbagai daerah di NTT.
Wabup Henri Simu tidak hadir sendiri. Ia didampingi Plh Kepala Dinas Sosial Malaka, Stanis Klau Bria, Kepala Bapperida Malaka, Dr. Leonarda S. Rame, ST., M.Si, serta Kabag Kesra Malaka, Ima Taolin. Rakor tersebut dipimpin oleh Kepala Bapperida NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, ST., MT, mewakili Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol (Purn) Drs. Johni Asadoma, M.Hum.
Dalam sambutannya, Alfonsus Theodorus menegaskan pentingnya peran pemerintah kabupaten dan kota dalam memperkuat serta mempercepat pembentukan Komda Lansia di wilayah masing-masing.
Ia menilai bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci bagi terwujudnya NTT yang sehat, inklusif, dan berkeadilan bagi warga lanjut usia. Menurutnya, Komda Lansia yang kuat akan menciptakan lingkungan sosial yang lebih ramah, peduli, dan mendukung kebutuhan para lansia.
Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, menyampaikan bahwa keberadaan lansia mesti dihargai, dilibatkan, dan dijaga martabatnya. Ia menegaskan bahwa lansia bukan sekadar kelompok usia, tetapi penyimpan nilai, sejarah, dan kebijaksanaan.
Karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab moral dan struktural untuk memastikan mereka tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan dihormati. Ia menekankan bahwa kehadiran Pemerintah Kabupaten Malaka dalam forum ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk komitmen nyata untuk bergerak bersama dan menerjemahkan hasil Rakor dalam kebijakan dan program konkret.
Rakor tersebut juga diwarnai diskusi interaktif, sesi tanya jawab, dan pertukaran ide strategis antarwakil daerah. Para peserta membahas penguatan struktur organisasi, dukungan lintas perangkat daerah, serta integrasi program pemberdayaan dan perlindungan lansia.
Sebagai penegasan komitmen kolektif, kegiatan ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama oleh seluruh Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota se-Provinsi NTT untuk mendukung keberlanjutan Komda Lansia.
Pemerintah Kabupaten Malaka melalui jajaran terkait segera menyiapkan langkah tindak lanjut. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain evaluasi struktur Komda Lansia di daerah, koordinasi lintas dinas teknis, penyusunan program afirmatif, serta keterlibatan desa dan komunitas dalam menciptakan ruang yang ramah bagi lansia.
Henri Melki Simu menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berhenti pada tataran wacana atau seremoni. Ia memastikan Malaka akan bergerak dengan langkah terukur dan kebijakan yang berpihak.
Kehadiran Wakil Bupati Malaka dalam Rakor tersebut menandai keseriusan daerah dalam mendukung agenda Provinsi NTT menuju terwujudnya Lansia SMART. Komitmen ini diharapkan tidak berhenti pada ruang rapat, tetapi menjadi pijakan kebijakan yang berdampak langsung bagi kehidupan para lansia.
Pemerintah Kabupaten Malaka melihat forum ini sebagai momentum memperkuat arah kebijakan dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas demi memastikan warga lanjut usia hidup sehat, mandiri, produktif, dan bermartabat di tengah masyarakat.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











