RAEBESINEWS.COM – Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), melakukan kunjungan resmi ke Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT pada Selasa, 3 Juni 2025.
Dalam pertemuan tersebut, HMS menyampaikan langsung aspirasi masyarakat Malaka terkait kondisi sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat dan telah mengganggu mobilitas antar kecamatan hingga lintas kabupaten.
Baca Juga: Jaga Batas dan Bangsa: Suara Prabowo Dari Jakarta disambut SBS di Malaka Batas Negara
Beberapa ruas jalan yang disoroti dalam pertemuan itu antara lain:
Ruas Welaus–Kusa sepanjang ±20 km
Ruas Betun–Motamasin ±30 km
Ruas Wanibesak–Lamea ±10 km
Ruas Wanibesak–Betun ±25 km
“Ruas-ruas ini merupakan urat nadi pergerakan ekonomi dan sosial masyarakat. Jalan-jalan ini menghubungkan pusat-pusat kecamatan bahkan menjadi akses antar kabupaten. Karena statusnya adalah jalan provinsi, maka kami sampaikan langsung ke PUPR NTT agar segera diintervensi,” jelas Wakil Bupati HMS usai pertemuan.
Baca Juga: 17,3 Juta Pekerja Bergaji Rendah Akan Terima BSU Rp600 Ribu dari Pemerintahan Prabowo
Dua Ruas Jalan Dianggarkan dalam Pergeseran Anggaran Tahun Ini
Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ir. Beni Nahak, memastikan bahwa untuk tahun anggaran berjalan, dua ruas jalan sudah masuk dalam daftar pelaksanaan rehabilitasi dan peningkatan, yakni:
Ruas Betun–Motamasin
Ruas Welaus–Kusa
“Kedua ruas ini sudah dianggarkan dalam skema pergeseran anggaran tahun ini dan sudah siap dieksekusi. Kami tinggal menunggu proses teknis di lapangan. Semoga tidak ada perubahan lagi,” kata Beni Nahak.
Ia menambahkan, ruas Welaus–Kusa mendapat prioritas penanganan karena kondisi kerusakannya sudah masuk kategori berat, dengan lapisan permukaan perkerasan yang mengalami retak buaya, lubang (potholes) besar, dan penurunan badan jalan di beberapa titik akibat kurangnya drainase.
Baca Juga: Strategi NTT Bangun dari Desa: Pemekaran Kini Tanpa Proses Berbelit, Begini Syaratnya
Namun karena keterbatasan anggaran, perbaikan dilakukan secara spot improvement, yakni hanya pada segmen-segmen jalan dengan tingkat kerusakan paling parah.
“Karena dana kita terbatas, maka sistemnya patching dan overlay di titik-titik kritis. Tidak bisa full rekonstruksi. Semoga tahun depan fiskal kita membaik, supaya kita bisa lakukan peningkatan struktural secara menyeluruh,” ujarnya.
Pemerintah Malaka Apresiasi Respons Cepat Pemprov NTT
Wakil Bupati HMS menyambut baik komitmen Pemprov NTT tersebut dan berharap pekerjaan teknis di lapangan bisa dimulai secepat mungkin demi keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga: TP PKK Malaka Aktif di Munas VI Apkasi: Bertukar Pengalaman, Belajar Etika dan Public Speaking
“Terima kasih atas atensi dari Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas PUPR. Jalan rusak ini sudah lama dikeluhkan warga. Banyak yang celaka, banyak kendaraan yang rusak karena kondisi jalan yang berlubang dan permukaannya tidak rata,” ungkap HMS.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malaka akan terus bersinergi dengan pemerintah provinsi untuk memperjuangkan aksesibilitas dan konektivitas antar wilayah, mengingat pentingnya infrastruktur jalan sebagai tulang punggung pembangunan daerah.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









