Daerah  

SBS Tegaskan Para Pejabat: Kerja Berkualitas untuk Lindungi Rakyat Malaka dari Ancaman Bencana

Screenshot 2025 12 11 17 38 34 87 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817 3679880286

RaebesiNews.com – Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS), kembali menegaskan bahwa seluruh program pembangunan di Kabupaten Malaka wajib berorientasi pada kepentingan dan keselamatan rakyat.

Dalam arahannya kepada jajaran pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Malaka, SBS menyampaikan bahwa pekerjaan pemerintah tidak boleh sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi harus benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, terutama perlindungan dari ancaman bencana alam.

SBS menekankan, secara geografis Kabupaten Malaka berada dalam posisi yang sangat rawan. Wilayah ini menjadi muara dari tiga sungai besar yang hulunya berada di Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara (TTU), dan Timor Tengah Selatan (TTS). Kondisi tersebut membuat Malaka kerap menjadi titik akhir limpahan air ketika intensitas hujan tinggi, sehingga potensi banjir selalu mengintai permukiman dan lahan warga.

“Kabupaten Malaka adalah muara dari tiga kabupaten. Ketika curah hujan tinggi, risiko banjir sangat besar. Karena itu, semua pejabat harus bekerja berkualitas untuk melindungi rakyat dari ancaman ini,” tegas SBS.

Pembangunan Tanggul dan Bronjong Harus Dilanjutkan

Dalam arahannya, SBS kembali menekankan pentingnya melanjutkan pembangunan tanggul dan pemasangan bronjong di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Benenain.

Program tersebut dianggap sebagai langkah strategis untuk mencegah meluapnya sungai yang sebelumnya sering memutus akses jalan, merusak lahan pertanian, hingga merendam permukiman warga.

Menurut SBS, upaya penanggulangan bencana harus mengutamakan pencegahan, bukan hanya penanganan setelah bencana terjadi.

“Kalau banjir sudah masuk ke permukiman, kita hanya bisa menonton dan tidak banyak yang bisa dilakukan. Karena itu, pencegahan adalah cara paling efektif. Bangun tanggul, bangun bronjong, dan lindungi rakyat Malaka dari banjir,” ujarnya tegas.

Kerja Pejabat Harus Terukur dan Berdampak

Bupati SBS juga mengingatkan bahwa kerja pejabat bukan hanya soal menjalankan rutinitas administratif, tetapi memastikan setiap program memberikan dampak nyata.

Ia meminta seluruh pimpinan OPD memahami secara detail kebutuhan lapangan, mengambil keputusan berdasarkan data, dan mengawasi pekerjaan teknis agar sesuai standar.

“Semua program pemerintah harus berorientasi pada rakyat. Tidak boleh ada pekerjaan asal jadi. Kualitas adalah kunci untuk memberikan perlindungan dan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Komitmen Pemkab Malaka untuk Keselamatan Rakyat

Di bawah kepemimpinan SBS HMS Pemkab Malaka terus memperkuat infrastruktur pengendalian banjir, termasuk pembangunan tanggul di titik-titik kritis, normalisasi sungai, dan peningkatan kapasitas drainase di kawasan permukiman.

SBS menegaskan bahwa komitmen tersebut akan terus dilanjutkan. Ia mengajak semua pihak untuk bekerja bersama, menjaga konsistensi, dan memastikan seluruh upaya mitigasi bencana berjalan sesuai rencana.

“Rakyat Malaka tidak boleh susah karena banjir. Itu tugas kita sebagai pemerintah: hadir, melindungi, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tutup SBS.***

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *