Daerah  

SBS: Tanam Untuk Panen Masa Depan Sepak Bola Malaka

Screenshot 2026 01 13 21 55 15 49 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7 4138410079 1

RaebesiNews.com – Sepak bola bukan sekadar permainan di Kabupaten Malaka. Ia telah menjelma menjadi harapan, kebanggaan, dan jalan panjang menuju masa depan generasi muda.

Di balik geliat itu, terdapat komitmen serius pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), bersama Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), yang menjadikan olahraga berprestasi sebagai salah satu program prioritas daerah.

Dari berbagai cabang olahraga, sepak bola menjadi unggulan yang paling dicintai masyarakat. Lapangan-lapangan desa tak pernah sepi. Anak-anak berlarian mengejar bola dengan mimpi besar: suatu hari mengenakan seragam tim nasional, atau setidaknya mengharumkan nama Malaka di level nasional.

Komitmen itu bukan sekadar jargon. Dukungan penuh Bupati SBS terhadap pembinaan usia dini telah membuahkan hasil nyata. Anak-anak Malaka kini tak lagi hanya menjadi penggembira, tetapi tampil sebagai penantang serius di kancah nasional.

Prestasi paling anyar dan membanggakan adalah keberhasilan tim U-15 Malaka yang keluar sebagai runner up Piala Presiden Prabowo Subianto U-15 di Surabaya pada tahun 2025. Sebuah pencapaian yang menegaskan bahwa sepak bola Malaka telah diakui secara nasional.

Bagi SBS, prestasi adalah buah dari proses panjang. Dalam setiap kesempatan, ia selalu menekankan pentingnya pembentukan karakter dan mental bertanding sejak usia dini. Sepak bola, menurutnya, bukan hanya soal teknik dan kemenangan, tetapi juga disiplin, sportivitas, kerja keras, dan daya juang.

Sejak memimpin Kabupaten Malaka bersama Wakil Bupati HMS, SBS membentuk 9 Sekolah Sepak Bola (SSB) di 9 kecamatan. SSB ini menjadi ruang pembinaan terstruktur bagi anak-anak yang memiliki bakat dan minat di bidang sepak bola. Di sanalah bibit-bibit unggul ditanam, dirawat, dan ditempa secara berkelanjutan.

“Tanam agar bisa panen. Jangan berharap mau panen kalau tidak pernah tanam,” tegas Bupati Malaka SBS, sebuah kalimat sederhana yang kini menjadi filosofi pembinaan sepak bola Malaka.

Untuk meningkatkan keterampilan, mental bertanding, dan jam terbang para pemain muda, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malaka kemudian menggelar Turnamen Piala Bupati Malaka antar SSB se-Kabupaten Malaka.

Turnamen ini dipusatkan di Lapangan Haitimuk, Kecamatan Weliman, dan menjadi ajang penting bagi anak-anak untuk mengukur kemampuan, belajar berkompetisi secara sehat, serta memperkuat ikatan persaudaraan antar SSB.

Sorak sorai di pinggir lapangan, pelatih yang berteriak memberi instruksi, serta anak-anak yang bermain dengan penuh semangat menjadi pemandangan yang menegaskan satu hal: sepak bola Malaka sedang bertumbuh.

Ia ditanam dengan keseriusan, dirawat dengan komitmen, dan diarahkan untuk dipanen sebagai prestasi di masa depan.
Dengan fondasi pembinaan usia dini yang kuat, dukungan pemerintah daerah, serta antusiasme masyarakat yang tinggi, masa depan sepak bola Malaka tak lagi sekadar mimpi.

Ia sedang dibangun, satu pertandingan demi satu pertandingan, dari lapangan-lapangan sederhana menuju panggung nasional.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *