RAEBESINEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi memulai pembangunan tanggul penahan banjir di Desa Oan Mane, Kecamatan Malaka Barat.
Baca Juga: 17,3 Juta Pekerja Bergaji Rendah Akan Terima BSU Rp600 Ribu dari Pemerintahan Prabowo
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, didampingi Plh. Kepala Dinas PUPR Lorens Haba serta Kapolres Malaka.
Pembangunan tanggul ini merupakan salah satu program prioritas dalam visi-misi SBS-HMS yang menekankan pentingnya ketahanan infrastruktur terhadap bencana alam, terutama banjir musiman akibat luapan Kali Benenai yang selama ini merusak lahan pertanian warga.
Baca Juga: SBS di Kementan: Kami Tak Mau Rakyat Malaka Kelaparan di Tanah Subur
“Tanggul ini adalah bentuk komitmen kami melindungi masyarakat, khususnya petani di Malaka Barat, dari ancaman banjir. Harapannya, setelah tanggul selesai dibangun, lahan pertanian aman, masyarakat tidak lagi gagal panen, dan tidak ada lagi cerita kelaparan di tanah yang subur ini,” tegas Wakil Bupati Henri Melki Simu dalam sambutannya.
Plh. Kadis PUPR Lorens Haba menambahkan bahwa pelaksanaan proyek akan diawasi ketat agar tepat waktu dan sesuai standar mutu konstruksi. Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga keamanan para pekerja dan mendukung kelancaran proses pembangunan.
Baca Juga: Kepada Para Aktivis Dadakan Jelmaan JAS, Rakyat Malaka Sudah Tahu Siapa Kalian
“Saya minta kepada kepala desa dan warga agar menjaga para pekerja yang sedang membangun tanggul ini. Ini proyek kita bersama untuk masa depan yang lebih aman,” ujar Lorens.
Respons Masyarakat
Kepala Desa Oan Mane dan sejumlah tokoh masyarakat menyambut baik proyek tersebut. Mereka berharap pembangunan ini menjadi solusi jangka panjang terhadap banjir tahunan yang selama ini menghantui para petani.
Baca Juga: Program Olahraga Berprestasi SBS-HMS Tembus Jakarta, Askab Malaka Resmi Gandeng Persija
“Setiap musim hujan, kami was-was. Tapi dengan tanggul ini, kami percaya masa depan pertanian kami akan lebih baik,” ungkap seorang petani setempat.
Pembangunan tanggul penahan banjir di Oan Mane menjadi simbol nyata dari sinergi pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun ketahanan infrastruktur di wilayah rawan bencana.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









