RaebesiNews.com – Bagi masyarakat Malaka, sawah bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga ruang sosial. Di sana, cerita dibagi, nilai diwariskan, dan kebersamaan dipupuk.
Musim tanam dan panen menjadi momentum penting yang mempererat hubungan antarwarga. Tradisi saling membantu masih hidup dan menjadi kekuatan sosial desa.
Pertanian membentuk karakter masyarakat: sabar, tekun, dan menghargai proses.
Menjaga pertanian berarti menjaga identitas sosial masyarakat Malaka.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











