RaebesiNews.com – Posyandu kembali dimaknai sebagai ruang penting partisipasi masyarakat dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Malaka. Di era SBS–HMS, posyandu tidak hanya dihidupkan kembali, tetapi diperkuat sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
Pemerintah daerah memberikan dukungan nyata berupa pelatihan kader, penyediaan alat ukur gizi, serta dukungan operasional. Kader posyandu diposisikan sebagai mitra strategis tenaga kesehatan dalam memantau tumbuh kembang balita dan kesehatan ibu.
Kegiatan posyandu kini lebih terintegrasi, mencakup imunisasi, pemantauan gizi, penyuluhan kesehatan, dan konseling keluarga. Kehadiran posyandu yang aktif membuat layanan kesehatan menjadi lebih dekat, murah, dan mudah diakses.
Partisipasi masyarakat meningkat seiring tumbuhnya rasa memiliki terhadap posyandu. Orang tua lebih rutin membawa anak untuk ditimbang dan diperiksa. Risiko stunting dan gizi buruk dapat dideteksi lebih awal.
Penguatan posyandu mencerminkan visi SBS–HMS bahwa kesehatan adalah kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











