RaebesiNews.com – Petani Malaka dikenal ulet dan tidak mudah menyerah. Dengan dukungan air irigasi dan lahan subur, mereka memanfaatkan setiap musim untuk menanam dan memanen. Jagung, padi, dan hortikultura menjadi komoditas utama yang menopang ekonomi keluarga.
Pola tanam yang semakin teratur membuat petani lebih percaya diri. Mereka mulai menghitung biaya produksi, memilih benih unggul, dan menerapkan teknik budidaya yang lebih baik. Perubahan ini lahir dari proses belajar panjang bersama penyuluh pertanian lapangan.
Meski tantangan seperti hama dan fluktuasi harga masih ada, semangat petani tidak surut. Gotong royong tetap menjadi kekuatan utama, terutama saat musim tanam dan panen tiba.
Pertanian di Malaka adalah kisah tentang ketekunan. Di tengah keterbatasan, petani terus bekerja, menanam harapan di tanah yang mereka cintai.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









